2018, UHO Cipatakan 19 Kerjasama Internasional – Berita Kota Kendari Online
Headline

2018, UHO Cipatakan 19 Kerjasama Internasional

Prof I Gusti Ray Sadimantara selaku Kepala BKG UHO. (FOTO SUMARDIN/BKK)

KENDARI, BKK – Lembaga Kerjasama Hubungan Internasional (LKHI) Universitas Halu Oleo (UHO) telah merekapitulasi dokumen/naskah memorandum of understanding (MoU) dalam bidang pendidikan.

Kepala Badan Kerjasama Global (BKG) UHO, Prof Dr Ir H I Gusti Ray Sadimantara ada 19 kerjasama internasional yang masih aktif menjalin kerjasama dengan UHO dan tercatat juga ada 12 kerja sama internasional yang masih tahap revisi untuk dilanjutkan kembali kerjasamanya.

“Untuk 2018 ini, kita upayakan lagi untuk diperpanjang lagi MoU-nya, mengingat MoU ini sangat penting untuk perkembangan institusi dua negara kedepannya,” kata mantan Dekan Faperta ini ditemui di ruang kerjanya, Selasa (6/2).

Ia menjelaskan, MoU yang dilakukan mencakup bidang akademik seperti kerjasama penelitian dan pembangunan, bimbingan program doktor, program sarjana ganda, pertukaran staf akademik, publikasi bersama, penelitian bersama dan kegiatan akademik yang lainnya.

Ia menjelaskan, kerjasama yang dilakukan umumnya jangka waktu lima tahun. Kerjasama ini berdampak positif, katanya, upaya peningkatan sumber daya manusia (SDM), dan meningkatkan akreditasi institusi baik fakultas, jurusan dan program studi (Prodi).

“Kerjasama ini sangat besar manfaatnya lebih-lebih UHO ingin menjadi world class university (WCU) yang dapat membuat networking dengan universitas-universitas diseluruh dunia dan UHO sendiri harus terbuka dengan mahasiswa seluruh dunia,” katanya.

Ia menuturkan, dengan adanya MoU ini, kedepannya dapat mengembangkan kolaborasi yang lebih banyak dengan universitas yang ada.Karna akan membuka kesempatan sharing (berbagi) penelitian, publikasi bersama, tenaga dosen dan yang lainnya.

Dengan MoU yang sudah terjalin dengan baik ini agar bisa ditindak lanjuti secara bersama-sama anatara UHO dengan partner yang sudah ada ini tentang peningkatan kapasitas Sumber Daya Alam (SDM) dan SDM masing-masing negara

“Sayaberharap, agar kedepannya MoU dengan universitas-universitas luar negeri semakin banyak lagi agar pemanfaaat SDA melalui riset dan SDM di UHO dapat dimaksimalkan,” pungkasnya. (m1/lex)

To Top