Lingkar Sultra

DPRD Minta Klarifikasi Dinas Kesehatan

FITRI/BKK
Awaluddin

RAHA, BKK- DPRD akan meminta klarifikasi Dinas Kesehatan Muna terkait pengadaan 29 unit motor dinas. Pasalnya, motor dinas dilaporkan tidak sesuai peruntukkannya.

Seperti diketahui, 29 unit motor dinas yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus Kabupaten Muna tahun 2017 itu menuai sorotan karena diduga salah peruntukkannya. Harusnya, motor itu dipinjamkan kepada para bidan untuk memperlancar tugas-tugasnya. Namun belakangan diketahui 29 motor itu dinikmati oleh staf Puskesmas.

Akhir tahun 2017 lalu, pengadaan 29 randis di Dinkes Muna ini ramai disoroti anggota DPRD Muna. Bahkan saat penetapan APBD 2017, sejumlah fraksi di DPRD Muna juga menyinggung masalah ini di hadapan Bupati Muna LM Rusman Emba.

Terkait temuan itu, Ketua Komisi 3 DPRD Muna, Awaluddin kepada sejumlah media di Raha, Senin (5/1) mengatakan, DPRD Muna akan segera meminta Dinkes Muna untuk memberikan klarifikasi. “Kita sudah gelar rapat komisi. Kami sudah sepakat akan memanggil Dinkes Muna terkait pengadaan randis yang diduga tidak sesuai peruntukannya,” kata politikus PAN ini.

Jika memang benar penyaluran motor-motor itu bermasalah, Dinkes tentu harus bertanggungjawab. Sebab masalah ini pasti akan menjadi temuan BPK. “Saya sudah ingatkan Kadiskes Muna jauh jauh hari, masalah pasti akan jadi temuan nantinya,” imbuhnya.

Kapan jadwal pertemuan dengan Dinkes, Irwan sudah menyampaikannya kepada pimpinan. Nanti pimpinan yang akan menentukan jadwalnya.

Sejauh ini, pihak Dinas Kesehatan Muna belum memberikan klarifikasi atas laporan itu. Kadis Kesehatan Muna, La Ode Rimba Sua yang ditemui beberapa waktu lalu enggan berkomentar banyak. “Silahkan konfirmasi pada sekretaris saja,” jelasnya beberapa waktu lalu.

Sementara Sekretaris Dinkes Muna, Hasdiman Maani yang ditemui kemarin, juga enggan berkomentar banyak. “Kalau mau di-hearing, ya, tidak apa-apa. Kita menunggu saja,” ujarnya singkat melalui sambungan telepon selulernya. (r1/aha)

To Top