Lingkar Sultra

Keadilan Kepala Desa Dipertanyakan

WANGIWANGI, BKK- Sejumlah oknum kepala desa kembali menjadi sorotan dalam penyaluran bantuan-bantuan yang bersifat pengentasan kemiskinan. Pasalnya, bantuan tersebut dikeluhkan sering salah sasaran. Keadilan kepala desa pun dipertanyakan.

Salah satu contohnya adalah Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atay program bedah rumah senilai Rp 15 juta per unit. Namun di Wangiwangi, bantuan ini justru diperoleh warga yang rumahnya masih sangat layak.

Wa Agu (60), warga Desa Posalu menduga kepala desanya tidak cermat dalam memberikan data warga yang layak. Pasalnya, bantuan itu diberikan kepada para perangkat desa yang justru memiliki rumah layak huni. Sementara warga yang hanya tinggal di rumah gubuk tidak tersentuh bantuan bedah rumah tersebut.

Menurut Agu, di lingkungannya ada 11 rumah tidak layak huni yang tidak kebagian program bedah rumah. Padahal sebelumnya, mereka sudah didata dan layak untuk mendapatkan bantuan tersebut.

“Yang didata untuk terima bantuan itu kami. Katanya kami akan terima bantuan, tapi sampai hari ini tidak dapat-dapat juga. Justru perangkat desa yang sudah memiliki rumah batu yang dapat,” katanya.

Sekretaris Daerah Wakatobi, Muhammad Ilyas Abibu gang dikonfirmasi berjanji akan mengusut hal ini. (k2/aha)

To Top