Aktualita

Giliran Masyarakat Kec Tanggetada Dapat Sertifikat Tanah

Bupati Kolaka Ahmad Safei didampingi kepala BPN Kolaka Asmain Tombili menyerahkan secara simbolis sertifikat tanah masyarakat. (Foto: Armin Arsyad/BKK)

KOLAKA, BKK – Setelah menyerahkan sertifikat tanah pada masyarakat beberapa kecamatan, Bupati Kolaka kembali menyerahkan 450 sertifikat tanah di Kecamatan Tanggetada, tepatnya di gedung pertemuan Desa Lalonggolosua, Senin (22/1).

Sebanyak 450 sertifikat tanah yang merupakan program Pendaftaran Tanah Sistimatis Lengkap (PTSL), diperuntukkan untuk desa Lalonggolosua 350 sertifikat dan desa Tondowolio sebanyak 100 sertifikat.

Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kolaka Asmain Tombili mengatakan, Tanggetada merupakan kecamatan kelima yang menerima sertifikat tanah, setelah kecamatan Samaturu, Kolaka, Watubangga dan Latambaga.

“Ini semua tidak bisa terjadi jika tidak ada dorongan dari bupati dan wakil bupati Kolaka, yang langsung meminta kepada pihak BPN,” ungkapnya.

Asmain berharap semua masyarakat Kolaka aktif dalam mensertifikatkan tanahnya, sebab dari 130 ribu bidang tanah yang ada di kabupaten Kolaka, belum seperduanya yang disertifikatkan, apalagi sertifikat memiliki banyak manfaat, diantaranya menjadi modal usaha, menghindari terjadinya sengketa tanah, serta memberikan legalitas pada pemilik tanah yang sah.

Sementara Bupati Kolaka Ahmad Safei mengatakan, sertifikat yang diberikan pada masyarakat, dapat dijadikan agunan ke bank. Selain itu sertifikat akan aman jika disimpan di bank.

“Saya memberikan apresiasi pada BPN Kolaka yang lembur siang malam untuk menyelesaikan sertifikat tanah masyarakat,” katanya.

Menurut Safei, jika sertifikat itu diuangkan bisa sampai Rp 100 juta. Untuk tahun 2017 memang diakui ada biaya materai dan patok. Namun untuk tahun 2018 nanti dana itu akan ditanggung Pemda Kolaka dan keseluruhannya naik menjadi 8 ribu sertifikat.

Tak lupa Bupati meminta kepada kepala kelurahan dan kepala desa untuk membuat peta wilayah, kemudian mengecek berapa lahan atau kaplingan yang belum disertifikat, sehingga bisa diprogramkan tahun selanjutnya. (r3/lex)

To Top