Bupati Sorot Kedisplinan ASN Konsel Belum Ada Peningkatan – Berita Kota Kendari Online
Aktualita

Bupati Sorot Kedisplinan ASN Konsel Belum Ada Peningkatan

Bupati Konsel, Surunuddin menyalami ASN yang telah dilantiknya dalam suatu posisi di lingkup Pemda Konsel.

Andoolo, BKK – Dalam kurun selama dua (2) tahun terakhir Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bekerja di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe Selatan (Konsel) belum terjadi peningkatan masalah kedisiplinan. Padahal, telah diberikan tunjangan tambahan penghasilan pegawai (TPP).

Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Konsel, H Surunuddin Dangga ST MM saat memimpin apel gabungan lingkup Pemda Konsel Senin, (15/1).

“Saya melihat dalam kurun waktu dua tahun menjadi bupati konsel, kedisilinan pegawai belum ada peningkatan padahal sudah diberikan TPP. Untuk itu di tahun ketiga ini saya harapakan agar jangan main main untuk tidak disiplin,” tegasnya.

Surunuddin menuturkan, menjadi pegawai ASN tidak mengenakan karena banyaknya aturan aturan yang harus ditaati dan dilaksanakan, akan tetapi itu sebuah pilihan. Jika dilaksanakan dengan baik sesuai aturan dan ikhlas maka akan berdampak baik.

“Jadi mari perdalam pemahaman tentang aturan dan jalani dengan baik serta diniatkan untuk pengabdian yang akan dinilai baik oleh Tuhan Yang Maha Esa,” terangnya.

Surunuddin juga menyampaikan akan memberi sanksi yang tegas apabila ada kesalahan atau pelanggaran yang dilakukan Pegawai berulang ulang,

“ini berarti ada kesengajaan atau bermain main serta tidak serius dalam melaksnakan tugas yang diberikan dan ini bisa menghambat kemajuan dan prestasi yang akan kita raih,” tuturnya.

Olehnya itu, Lanjut dia, memasuki Tahun 2018 Surunuddin Dangga kembali memotivasi ASN di lingkup Pemda Konsel untuk meningkatkan kompetensi Dan kualitas kinerja, menjalankan tugas dan fungsi dengan baik serta meningkatkan pemahaman terkait aturan aturan terkait penyelenggaraan pemerintahan.

“Saya mengajak saudara saudara untuk meningkatkan kompetensi karna tahun ini kompetensi sangat dibutuhkan misalnya terkait pengisian jabatan eselon II harus melalui uji kompetensi dan asesmen dan kedepan kita akan lanjutkan untuk eselon III dan IV,” jelasnya.

Untuk itu, lanjut dia, ASN yang belum sarjana silahkan melanjutkan pendidikan, bagi yang memiliki jabatan pahami tugas dengan baik Serta tingkatkan pemahaman tentang aturan yang mendukung tehnis pekerjaan.

“Seperti yang bertugas di OPD Pendidikan baca aturan terkait pendidikan begitu pula di OPD lain. Jadi Dengan kopetensi akan mengurangi potensi KKN dalam pengisian jabatan dan penyelenggaraan Pemerintahan sehingga akan terwujud pemerintahan yang bersih dan baik.(cr13/lex)

To Top