Headline

Pendaftaran Ditutup, KPU Terima 15 Paslon

KENDARI, BKK – Sedikitnya ada 15 bakal pasangan calon yang mengikuti pertarungan pemilihan kepala daerah serentak di Sulawsi Tenggara (Sultra).

Tiga pasang di antaranya merupakan balak calon gubernur dan wakil gubernur, yakni Asrun-Hugua, Ali Mazi-Lukman Abunawas, dan Rusda Mahmud-LM Sjafei Kahar.

Lainnya merupakan calon bupati dan wakil bupati serta wali kota dan wakil wali kota pada tiga daerah, yakni Kota Baubai, Kabupaten Kolaka, dan kabupaten Konawe.

“Semenjak kami tutup pendaftaran, bakal pasangan calon Gubernur Sulawesi hanya tiga yang kami terima pendaftrannya. Dan, memang hanya tiga yang mendaftar,” kata Ketua KPU Sultra Hidayatullah, Kamis (11/1).

Pasangan Asrun-Hugua dengan taglain Berkah diusung Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura). Total kursi 26 atau setara dengan 58 persen dari kursi DPRD Sultra.

Kemudian, Rusad-Sjafei, diusung Partai Demokrat (PD), Partai Persatuan Pembangunan(PPP), dan partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Pasangan berakronim RM-SK ini memiliki sembilan kuris atau setara 20 persen.

Sementara, Ali Mazi-Lukman , didukung Partai Golongan Karya (Golkar) dan Partai Nasional Demokrat (NasDem). Pasangan AMAN memiliki total 10 kursi atau setara 22 persen.

Kemudian, KPU Kota Baubau menerima enam paket pasangan calon yang diterima pendaftrannya, yakni :

-Yusran Fahim-Ahmad (HYf-Ahmad). Parpol pengusung Demokrat, PPP, dan PKS, total enam kursi.

-Roslina Rahim-La Ode Yasin (Rossy). Parpol pengusung Hanura dan PKB, total lima kursi.

-Wa Ode Maasra Manarfa-Ikhsan Ismail (Ikhlas). Parpol PBB dan Gerindra, total lima kursi.

-AS Tamrin-La Ode Ahmad Monianse (Tampil Manis). Parpol PAN, Nasden, PDIP, dan Golkar. Kursi sembilan.

-Ibrahim Marsela-Ilyas (IRM-Ilyas) melalui jalur perseorangan.

-Nursalam-Nurman Dani melalui jalur perseorrangan.

Kabupaten Kolaka hanya dua bakal pasangan calon yang diterima pendaftarannya di KPU Kolaka, yakni Asmani Arif-Syahrul Beddu (Brani). Parpol Golkar dan PKS, total enam kursi.

Ahmad Safei-Muh Jayadin (SMS Tetap Berjaya). Parpol PAN, Gerindra, PDIP, PPP, Hanura, Nasdem, Demokrat, PKB. PBB, dan PKPI. Total kursi 24.

Untuk Kabupaten Konawe ada empat paket bakal calon

-Kery Saiful Konggoasa-Gusli Topan Sabara (KSK-GTS), parpol PAN, Nasdem, dan Gerindar jumlah dukungan 12 kursi.

-Litanto-Murni Tombili (Berlian Murni), partai PDIP, Demokrat, dan PKB. Jumlah kursi delapan.

-Irawan Laliasa-Adi Jaya Putra (Berhijrah) parpol Golkar, PKS, dan PBB. Total kursi 10.

-Muliati Saiman-Mansur (Musim) dari jalur perseorangan.

“Jadi total semua, baik gubernur maupun bupati dan wali kota ada 15 pasangan calon. 15 paslon akan menjalani proses pemeriksaan kesehatan sampai 14 Januari 2018,” terangnya.

Selanjutnya, semenjak pendaftaran ditutup hingga 16 Januari, menunggu tanggapan dan masukan publik kepada semua bakal pasangan calon.

“Tentunya kita berharap tanggapan dan amsukan dari masyarakat ini, berkaitan dengan yang bisa dilakukan KPU. Misalnya, ada calon bermasalah hukum,” katanya.

Pria yang akrab disapa Dayat ini menambahkan, kepada seluruh pasangan bakal calon, baik gubernur, bupati, dan wali kota akan diberikan kesempatan untuk melakukan perbaikan berkas sebelum penetapan pada 12 Februari 2018.

Mengenai laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) yang hanya disampaikan melalui email, masih bisa ditolerir. Karena, kata Dayat, pihaknya masih akan difaktual ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Terkait dengan SKCK (surat keterangan catatan kepolosian), ternyata bukan di domisili calon, kita minta diganti sesuai domisili. Yang dimasud adalah sesuai dengan KPU kabupaten atau kota tempat mendaftar para calon,” pungkasnya. (man)

To Top