Bisnis & Ekonomi

Transaksi Non Tunai Hanya Membingungkan di Awal

BUPATI Buton Utara, Abu Hasan saat memberikan sambutan dalam sosialisasi Impelementasi Transaksi Non Tunai di Aula Bappeda Butur, Rabu (10/1).

BURANGA, BKK- Sosialisasi transaksi non tunai pada pemerintahan terus berlanjut, mengingat seluruh belanja daerah sudah harus non tunai per 1 Januari 2018 ini. Rabu (10/1), Pemerintah Kabupaten Buton Utara (Butur) bekerja sama dengan Bank Sultra Sultra menggelar sosialisasi Implementasi Transaksi Non Tunai di aula Bappeda.

Direktur Utama Bank Sultra, Khaerul Kemala Raden mengatakan, sosialisasi itu sebagai tindak lanjut dari Surat Edaran Mendagri tentang Implementasi Transaksi Non Tunai yang sudah harus diberlakukan paling lambat 1 Januari 2018 ini. “Sebagai hal baru, ini mungkin agak sedikit membingungkan. Karena merubah kebiasaan dari yang dulunya bayar cash sekarang dinontunaikan. Namun dengan sendirinya pasti lama kelamaan akan terbiasa,” katanya.

Bupati Butur, Abu Hasan dalam sambutannya menyampaikan, transaksi non tunai akan membuat sistem keuangan menjadi lebih efisien, ekonomis, efektif dan transparan. Dia pun berharap agar setiap OPD dapat melaksanakan sistem ini dengan penuh tanggung jawab.

Dia menambahkan, belanja pegawai non tunai juga akan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah, karena peredaran uang akan stabil. “Non tunai ini bisa membuat kita berhemat dalam hal pemanfaatan dana.

Misalnya kalau ke Jakarta pasti akan pikir-pikir kalau belanja banyak. Beda dengan bawa uang cash,” katanya.
Acara sosialisasi ini ikut dihadiri Plh Sekda Butur, Zunaini, Kepala Cabang Bank Sultra Butur, Taufiq Akbar, SH, sejumlah kepala dinas/kantor/badan lingkup Pemda Butur dan undangan lainnya. (cr10/aha)

To Top