Suksesi

Hari Terakhir, 4 Pasangan Balon Mendaftar di KPU Baubau

Lima komisiponer KPU Baubau saat menerima pendaftaran bakal pasangan calon wali kota dan wakil wali kota, Rabu (10/1). Foto: Adnan

BAUBAU, BKK – Hari terakhir masa pendaftaran bakal calon (Balon) kepala daerah, Rabu (10/1), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Baubau menerima pendaftaran empat bakal pasangan calon wali kota dan wakil wali kota.

Empat pasangan dua di antaranya balon yang diusung partai politik (parpol) yang terdiri Wa Ode Maasra-Ikhsan Ismail (Mama Ikhlas) dan AS Tamrin – Ahmad Monianse. Dua lainnya yakni Ibrahim Marsela-AKBP Ilyas (IBM-Ilyas) dan Nur Salam Rogel Samiun-Nurman Dani adalah jalur perseorangan atau independen.

Wa Ode Maasra Manarfa yang diwawancarai usai pendaftaran, tetap yakin pada rencana awalnya yakni manargetkan meraup 50.000 dukungan suara masyarakat Kota Baubau. Hari H pencoblosan, 27 Juni 2018 menurutnya waktu yang singkat, namun timnya saat ini sudah turun ke lapangan untuk mendata masyarakat yang akan memberikan hak suaranya.

“Selanjutnya kami akan persiapan pemeriksaan kesehatan di Kendari,” katanya didampingi Ikhsan Ismail.
AS Tamrin yang diwawancarai usai pendaftaran pula, mengaku bersyukur proses pendaftaran berjalan lancar sukses dan tanpa kendala. Dia berharap, saat berkompetisi nanti, harus berkompetisi sehat, tertib dan berbudaya.

“Kita tidak ingin Pilkada ini menghasilkan suatu konflik, ini adalah proses demokrasi yang harus kita lalui. Kita berkompetisi sehat fair,” tuturnya.

Sementara pendaftaran balon independen Ibrahim Marsela-AKBP Ilyas, sempat terhambat selama satu jam karena tidak melengkapi dokumen pajak yang diminta KPU Baubau. Pasangan ini dimintai bukti penyetoran pajak selama lima tahun. Dokumen itu pun langsung dilengkapi dan kemudian diterima KPU Baubau yang langsung memberikan rekomendasi untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan.

“Kami masih punya tugas memenuhi syarat KTP, kami berharap mendapat 20.000 dukungan,” kata Ibrahim Marsela usai pendaftaran.

Komisioner KPU Baubau, Edi Sabara yang diwawancarai di tempat yang sama mengatakan, dua bakal pasangan calon independen tersebut masih terkendala pada jumlah dukungan KTP yang belum mencukupi syarat minimal yang ditetapkan. Kedua pasangan itu pun diberi batas hingga 20 Januari 2018 untuk melengkapi kekurangannya tersebut.

“Ya kalau tidak ada sampai batas waktu berarti mereka tidak memperbaiki,” kata Edi. (Cr7/nur)

To Top