Balon Kepala Daerah Jalani Tes Urine di BNNP Sultra – Berita Kota Kendari Online
Suksesi

Balon Kepala Daerah Jalani Tes Urine di BNNP Sultra

Asrun mengisi buku tamu sebelum menuju ke ruang pemeriksaan urine. (FOTO:KASMAN/BKK)

KENDARI, BKK – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawrsi Tenggara (Sultra)mulai melayani pemeriksaan urine terhadap bakal calon (balon) kepala daerah untuk Pilkada 2018

Pada, Selasa (9/1), 16 petugas BNNP melakukan pengambilan dan pemeriksaan terhadap Pasangan Balon Gubernur dan Wakil Gubernur Sultra Asrun-Hugua, Balon Bupati dan wakil Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa-Gusli Topan Sabara, dan Balon Bupati dan Wakil Bupati Kolaka Asmani Arif-Syahrul Beddu.

Pantauan jurnalis koran ini, Kery bersama Gusli datang lebih awal di kantor BNNP Sultra sekira pukul 08.15 WITA. Keduanya kompak mengenakan baju putih, celana jeans biru, dan sepatu kets hitam.

Menyusul Asmani Arif yang datang sekira pukul 10.35 WITA mengenakan baju motif batik dan jilbap hijau. Ia datang tanpa bersama pasangan wakilnya Syahrul Beddu yang manyusul tiba di kantor BNNP setelah jam istrirahat.

Asrun yang bersamaan tiba di BNNP dengan Asmani Arif uga tanpa bersama pasangan wakilnya. Hugua melakukan tes urine juga setelah jam istrirahat.

Sebelum menuju ruang pemeriksaan yang terletak di lantai dua, persis di samping ruang Kepala BNNP Sultra, para balon terlebih dulu mengisi buku tamu.

Setiap balon, menjalani proses pengambilan urine sekira 15 menit. Setelah keluar dari ruang pemeriksaan, mereka kembali megisi tanda bukti kehadiran.

Kepala BNNP Sultra Brigadir Jenderal Polisi (Brigjenpol) Bambang Priyambadha mengatakan, pelayanan tes urine dibuka sejak 8 hingga 11 Januri 2018.

“Yang diperiksa hanya satu yaitu urine saja. Untuk waktu penyerahan hasil ke KPU, kita tidak boleh memberitahukan, apa lagi hasilnya,” ujar jenderal polisi bintang satu ini.

Bambang mengungkapkan, dalam melayani pengambilan urine para balon kepala daerah (kada), pihaknya menurunkan 16 orang pegawai BNNP di bawah pengamanan 10 anggota Kepolisian Daerah (Polda) Sultra.

Ditemui usai pengambilan urine, Asrun mengatakan, selain menyerahkan urine, ada beberapa pertanyaan dari petugas BNNP Sultra.

“Kita hanya menyerahkan urine, dan menjawab beberapa pertanyaan. Apakah pernah mengonsumsi vitamin, itu pertanyaannya. Saya yakin bebas narkoba,” katanya.

Asrun menjelaskan, ketidakhadiran Hugua bersama dengan dirinya, karena pagi hari Hugua sedang berada di Unaaha Kabupaten Konawe.

Hugua, sambung dia, mendampingi Litanto mendaftar ke KPU Konawe. Sebab, Litanto merupakan kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Sementara, Kery menuturkan, setelah pengambilan urine, pihaknya tinggal menunggu hasil yang nanti akan diumumkan KPU.

“Sesuai perintah Undang Undang harus diperiksa urine, ya kita kalukan, sekarang kita tinggal tunggu hasil,” singkatnya.

Sedang Asmani, tidak bersedia memberikan keterangan kepada awak media. (man/nur)

To Top