Suksesi

Asrun Ancam Gugat PPP, Rusda: DPP Merekomendasikan Kami

KENDARI, BKK – Bakal Calon Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Asrun mengancam akan menggugat Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Ini merupakan buntut ketidakhadiran Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Sultra, Rasyid Syawal saat proses pendaftaran Asrun – Hugua, sehingga dukungan PPP untuk pasangan berakronim Berkah Sultra itu telah dicoret pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Ya mau diapa lagi, paling kita gugat,” ujar Asrun saat ditemui usai pengambilan urine di BNNP Sultra, Selasa (9/1).

Asrun mengaku, tidak tahu alasan ketidakhadiran Rasid Sawal saat dirinya mendaftar di KPU. Padahal, dirinya telah mempunyai SK dukungan model B.1-KWK yang dikeluarkan PPP.

“Kita tidak tahu PPP saya punya B.1-KWK tapi kan ketuanya pada saat mendaftar tidak datang. Kita tidak masalah, kita ini banyak sekali jumlah kursi,” tandasnya.

Bukan hanya PPP, KPU Sultra juga mencoret Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dari koalisi partai Asrun-Hugua.

Namun, Asrun tidak mempersoalkan PKB. Sebab, Ketua DPW PKB Sultra Nurfa Thalib bersama sekretarisnya hadir saat pendaftaran, namun B.1-KWK diberikan kepada pasangan balon lain.

Diberitakan sebelumnya, dukungan resmi PPP dan PKB belakangan diberikan kepada pasangan Rusda Mahmud – Sjafei Kahar.

Ditemui di tempat terpisah, Rusda Mahmud menegaskan, dukungan PP dan PKB yang didapatkannya berdasarkan keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dua parpol tersebut.

“Saya no komen itu (pencoretan dukungan PPP dan PKB untuk Asrun, red), yang jelas DPP merekomendasikan kami. Itu urusan internal mereka,” katanya. (man/nur)

To Top