Headline

Membekal Izin Fiktif, Kopi Bigerexi Disita BPOM Kendari

Kopi ini mengandung obat yang mengatasi disfungsi ereksi.

KENDARI, BKK -Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Kota Kendari menyita kopi Bigerexi, karena tidak memiliki izin resmi dari BPOM.

Kepala BPOM Kendari Adilah Pababbari kepada wartawan menjelaskan, Rabu (27/12), kopi Bigerexi di kemasannya tertera memiliki izin dari BPOM, tetapi setelah dilakukan pengecekan nomor seri BPOM-nya ternyata tidak ada.

“Kopi Bigerexi ini mengandung obat kuat yakni sildenafil (obat untuk mengatasi disfungsi ereksi). Jadi, ketika dikonsumsi akan mempengaruhi jantung konsumen,” papar Adilah Pababbari.

Dijelaskan lebih jauh, kopi Bigerexi tersebut diamankan di salah satu kapal cepat penyeberangan dari Baubau tujuan Kendari.

“Ada yang tawari ke kami. Kita langsung beli, selanjutnya kami melakukan kajian lebih lanjut. Per dusnya dijual dengan harga Rp 125 ribu,” paparnya.

Untuk mengantisipasi peredaran kopi Bigerexi tersebut, lanjut dia, pihaknya sudah menelusuri ke distributornya, bahkan sudah pula melakukan operasi di distributornya, yang ternyata produk kopi Bigerexi sudah kosong.

“Kami meminta kepada konsumen agar sebelum berlanja produk apa pun itu kiranya memperhatikan nama produknya, izin edarnya, dan tanggal kedaluwarsanya,” anjurnya.

Menyusul kasus ini, BPOM Kendari sudah mengingatkan pihak distributornya agar tidak memperjualbelikan kopi Bigerexi, sebab tidak memiliki izin resmi dari BPOM.

“Bahkan, kami pun tidak akan memberikan izin edar,” ujarnya. (cr6/iis)

To Top