4 Pasangan Jalur Parpol Siap Tarung di Pilwali Baubau – Berita Kota Kendari Online
Suksesi

4 Pasangan Jalur Parpol Siap Tarung di Pilwali Baubau

Ilustrasi

BAUBAU, BKK – Sebanyak 25 kursi di DPRD Baubau sudah tersebar ke empat pasangan yang kemungkinan besar akan berlaga di Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Pilwali) Baubau. Masing-masing bakal pasangan calon telah mengantongi syarat minimal lima kursi untuk mendapatkan satu “tiket” menuju pertarungan Pilkada serantak 2018.

Setelah sebelumnya tiga pasangan yakni AS Tamrin-Laode Ahmad Monianse, Roslina Rahim -Laode Yasin, serta Wa Ode Maasra – Ikhsan Ismail, memperlihatkan masing-masing Surat Keputusan (SK) dari partai pendukungnya, Rabu (6/12), pasangan Yusran Fahim – Ahmad Arfa juga menunjukkan kepada media SK dari tiga parpol, yakni Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Demokrat, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

“Ini juga SK, jadi sekarang sudah jelas,” kata Yusran Fahim yang juga Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP Baubau ketika diwawancarai.

Ketua DPC PKS Baubau, Dermawan Wiridin dan Sekretaris DPC Demokrat Baubau, Hafirudin Daing menyebut, partainya siap mendukung pasangan Yusran Fahim dan Ahmad Arfa karena dinilai memiliki komitmen yang sama dengan partainya masing-masing. SK dari PKS keluar Oktober lalu, sedangkan Demokrat keluar 1 Desember 2017.

Dengan demikian, pasangan Yusran – Ahmad mendapatkan dukungan 6 kursi, di mana PPP memiliki 2 kursi, Demokrat 3 kursi, dan PKS 1 kursi.

Tiga pasangan lain, AS Tamrin dan Laode Ahmad Monianse 9 kursi, dengan masing-masing PAN 5 kursi, Nasdem 2 kursi, serta Golkar dan PDIP masing-masing 1 kursi. Pasangan Roslina Rahim dan Laode Yasin 5 kursi, masing-masing Hanura 3 kursi, dan PKB 2 kursi. Sementara pasangan Waode Maasra dan Ikhsan Ismail juga lima kursi, yang didukung Partai Bulan Bintang (PBB) 3 kursi, serta Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) 2 kursi.

Jumlah terbanyak 9 kursi diborong AS Tamrin yang merupakan calon petahana dan ingin mempertahankan posisinya sebagai Wali Kota Baubau. Ia sendiri berpisah dengan Wa Ode Maasra, pasangannya saat menang di Pilwali Baubau 2013 lalu. Maasra memilih untuk maju merebut kursi Wali Kota Baubau dan menunjuk Anggota DPRD Sultra, Ikhsan Ismail sebagai wakilnya.

Pasangan Roslina – Yasin yang kini masih menjabat sebagai pimpinan DPRD Baubau, punya lima kursi. Roslina yang merupakan adik kandung Bupati Buton non aktif, Samsu Umar Abdul Samiun merupakan kader PAN, sedangkan Yasin kader PBB, namun bakal pasangan ini didukung Hanura dan PKB. Partai yang menaungi keduanya lebih memilih mendukung ketuanya masing-masing di pengurusan tingkat Kota Baubau.

“Kami ini start dari “rumah kosong”. Tapi kami siap bertarung,” kata Roslina Rahim saat menunjukkan SK Partai Hanura dan PKB beberapa waktu lalu.

“Kami ini sama-sama pemain di Pilkada. Strategi, kita sudah punya. Nantilah kita lihat di tanggal 27 Juni (jadwal pilkada serentak 2018) ,” tambah Yasin di tempat yang sama.

Sementara pasangan terakhir yang mengekspos SK dukungan parpol, Yusran – Ahmad merupakan dua tokoh yang dianggap saling melengkapi, Yusran pengusaha dan Ahmad dari Birokrasi. Ahmad pernah menjadi Sekretaris Daerah (Sekda) Baubau di zaman ipar dari Yusran yakni Amirul Tamim saat jadi Wali Kota Baubau dua periode. Dukungan Amirul Tamim yang kini menjabat sebagai Anggota DPR RI dinilai menjadi “kartu AS” tersendiri untuk pasangan ini.

Empat pasangan itu pun dapat dipastikan menjadi kandidat atau tidak, setelah resmi terdaftar sebagai konstentan di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Baubau, yang akan mulai dibuka 8 hingga 10 Januari 2018. Empat pasangan itu sendiri diluar prediksi Ketua KPU Baubau, Dian Anggrini yang mengira akan ada lima pasangan, mengingat jumlah kursi di DPRD Baubau memungkinkan lima pasangan.

Sedangkan bakal calon yang akan maju melalui jalur independen atau perseorangan, baru pasangan Ibrahim Marsela dan AKBP Ilyas yang memenuhi syarat dan ditindaklanjuti KPU Baubau. Mantan Wakil Wali Kota Baubau di era Amirul Tamim dan anggota Polri aktif di SPN Anggotoa itu, memasukkan berkas, 27 November lalu. Keduanya menyerahkan berkas dukungan 12.000 dukungan dari syarat minimal 11.427 foto copy KTP. (Cr7/nur)

To Top