Nenek Ini Datang Seorang Diri Mendaftar di KPU Baubau Lewat Jalur Independen – Berita Kota Kendari Online
Headline

Nenek Ini Datang Seorang Diri Mendaftar di KPU Baubau Lewat Jalur Independen

Wa Ode Siti Salmiati Kairi saat mendatangi KPU Baubau untuk mendaftar sebagai balon walikota jalur perseorangan.

BAUBAU, BKK – Ada yang unik saat hari penutupan penyerahan syarat dukungan pasangan calon perseorangan di KPU Baubau, Rabu (29/11/17). Sekitar pukul 10.00 Wita datang seorang nenek diketahui bernama Wa Ode Siti Salmiati Kairi (58) untuk menyerahkan berkas sebagai calon independen dalam perhelatan Pilwali 2018 mendatang.

Nenek ini datang tanpa membawa pasangannya yang diakui bernama La Ode Rafa’at, karena sedang sakit. Selain datang tanpa pasangan, Salmiati juga tidak dikawal seorangpun dari pendukungnya alias datang seorang diri ke KPU.

Sama halnya dengan calon perseorangan lainnya, saat datang Salmiati langsung disambut petugas KPU dan mengisi registrasi.

Kepada awak media, Salmiati mengaku sudah mengantongi 1000 KTP dan mendapat tandatangan dukungan sebanyak 200.

“Saya datang untuk mendaftar sebagai calon Wali Kota Baubau. Kita bangun tanah Buton harus berlandaskan pada Bholimo Karo Somanamo Lipu, saya putri Buton dan saya juga salah satu cucunya Sultan, saya siap membangun daerah Buton ini,” koar Salmiati kepada awak media.

Nenek yang berstatus sebagai Pengurus Majelis Taklim ini menilai, masih ada ketimpangan sosial di Kota Baubau. Hal inilah kemudian memicu dirinya untuk maju bertarung di Pilwali Baubau.

“Saya melihat masih banyak anak yang putus sekolah, saya tidak pentingkan gajiku demi membangun tanah Buton ini. Arahan dari KPU harus ada wakil sedangkan wakil lagi tidak sehat, La Ode Rafa’at. Pekerjaan saya mengurus Majelis Taklim. Jadi, saya kumpulkan ada seribu KTP, dua ratus pendukung. Tidak penting dulu kurangnya yang saya banyak dukungan,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua KPU Baubau, Dian Anggraini, membenarkan ada satu orang yang datang untuk menyerahkan berkas pencalonan perseorangan. Namun setelah diterima, pihaknya menemukan tidak ada pasangan.

“Memang tadi ada satu orang yang datang, namun setelah kami terima ternyata dokumennya tidak ada pasangannya oleh karena tidak bisa kami proses. Dan kita sampaikan untuk datang dengan pasangannya, kalau ada pasangannya tetap kita proses,” jelas Dian. (Fajar/BP)

To Top