Litanto Masih Incar PAN, Kery: Itu Mimpi di Siang Bolong – Berita Kota Kendari Online
Suksesi

Litanto Masih Incar PAN, Kery: Itu Mimpi di Siang Bolong

SK dukungan PAN  di Pilkada Konawe yang telah resmi diberikan kepada Kery Saiful Konggoasa. Foto: Irman/BKK

SK dukungan NasDem di Pilkada Konawe yang telah resmi diberikan kepada Kery Saiful Konggoasa. Foto: Irman/BKK

UNAAHA, BKK – Setelah mendapat Surat Keputusan (SK) rekomendasi dari tiga partai politik (parpol) yakni PDIP, Demokrat dan PKB, bakal calon Bupati Konawe H Litanto masih mengincar partai lain. Bahkan, dukungan Partai Amanat Nasional (PAN) yang kini dikantongi Kery Saiful Konggoasa juga diincarnya.

Niatan Lintanto untuk merebut PAN dari calon lawawannya itu diungkapkan kepada para simpatisannya pada acara silaturahmi di posko pemengannya, Sabtu (25/11) .

Menanggapi hal tersebut Kery Saiful Konggoasa yang merupakan bakan calon petahana, menganggap statemen Litanto tidak masuk akal.

“Itu bagaikan mimpi di siang bolong,” ucap Kery, Senin (27/11).

Ia menegaskan, sebelum Litanto mendapat tiga SK dari partai itu, pihaknya lebih dahulu telah mendapat SK dukungan dari PAN dan NasDem pada Oktober 2017 lalu.

“Untuk PAN sendiri melalui SK bernomor: PAN/A/Kpts/KU-SJ/077/X/2017 yang telah dikeluarkan pada tanggal 30 Oktober 2017 ditandatangani langsung oleh Ketua Umum DPP PAN, Zulkifli Hasan dan Sekretaris Jendralnya, Eddy Soeparno,” terangnya.

Menurutnya, isi klausa SK tersebut yakni memberikan persetujuan kepada pasangan Kery Saiful Konggoasa dan Gusli Topan Sabara (KSK – GTS) berpasangan maju di Pilkada Konawe 2018 mendatang. Demikian halnya dukungan yang diberikan NasDem di bulan yang sama.

Ia berpendapat, terjadinya koalisi dua partai ini sudah menjadi modal besar untuk dirinya maju sebagai bakal calon di Pilkada mendatang. Sebab, jumlah kursi yang dimiliki dua partai ini sudah melebihi syarat pencalonan di Pilkada Konawe.

Seperti di ketahui, di DPRD Konawe PAN memiliki tujuh kursi dan NasDem dua kursi. Sementara syarat dukungan pasangan calon Kepala Daerah Konawe minimal enam kursi.

“Sebenarnya syaratnya cukup enam kursi saja. Jadi kita sudah melebih ambang batasnya. Sehingga, soal pintu kita sudah tidak memikirkan lagi. Dan kita sudah star duluan dari calon lainnya,” bebernya. (r4/nur)

To Top