Kenaikan Dana Parpol, Kesbangpol Kendari Tunggu PP – Berita Kota Kendari Online
Beranda

Kenaikan Dana Parpol, Kesbangpol Kendari Tunggu PP

Ridwansyah Taridala. (NIRWAN/BKK)

KENDARI, BKK – Bantuan dana dari pemerintah untuk partai politik (parpol) tak hanya diberikan di tingkat pusat, namun ada alokasi dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD), untuk partai politik di tingkat daerah.

Menyusul hal itu, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Kendari masih akan menunggu peraturan pemerintah.

Kepala Kesbangpol Kota Kendari Ridwansyah Taridala mengakui, dana parpol awalnya mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 77 Tahun 2017 tentang tata cara pengguna dan pengelolaan bantuan keuangan kepada parpol.

“Kebijakan pemerintah memang akan ada kenaikan, sehingga kita juga dalam hal ini Kota Kendari akan menyesuaikan dengan kebijakan yang dilakukan pemerintah pusat,” ujarnya, Seni (27/11).

Selama ini, kata Ridwansyah, di Kota Kendari selalu berada diangka Rp 6.271 per suara Sehingga, inilah yang nantinya akan dikalikan dengan perolehan suara tetap hasil pemilihan umum (Pemilu) 2014, yang ditetapkan KPU.

“Jika misalkan angka dasarnya naik Rp 1.000, penyesuaiannya kita di Kota Kendari akan star dari Rp 6.271 rupiah persuara tersebut. Bisa jadi, kisarannya antara Rp 9.000 hingga Rp 10.000 persuara. Itu yang nanti kita akan bayarkan,” jelasnya.

Tetapi semua itu, jelas dia, filter terakhirnya kembali lagi pada kemampuan daerah.

“Makanya besok (Selasa, red), kita akan adakan kegiatan yang dikhususnya kepada pengurus parpol, yakni tata cara penggunaan bantuan parpol untuk menghindari kesalahan dalam penggunaan dana parpol,” tambahnya.

Ridwansyah menambahkan, pihaknya masih menunggu PP, jika ingin melakukan hal itu. Tapi, lanjutnya, untuk sementara pihaknya masih menggunakan Permendagri Nomor 77 Tahun 2017.

“Memang hasil rapat kami dengan Kesbang Pusat, kenaikan itu mulai diberlakukan Januari 2018,” ucapnya.

Ridwansyah mengakui, PP baru yang akan dikeluarkan tersebut, akan lebih besar lagi presentasinya kepada pendidikan politik masyarakat. Sehingga, diharapkan dengan bantuan pemerintah ini parpol lebih leluasa bergerak memberikan pendidikan politik ke akar rumput.

“Diharapkan parpol sebagai representasi warga negara Indonesia yang punya kemampuan dan komitmen dibidang politik, itu bisa melebarkan sayapnya dalam melakukan pendidikan politik kepada masyarakat. Karena masyarakat diharapkan juga melek terhadap aktivitas-aktivitas yang nota benenya menjadikan masyarakat sebagai objek,” tutupnya. (cr6-mk3/man)

To Top