Beranda

Pelajar yang Belum 17 Tahun Boleh Merekam KTP-El

Ilustrasi

KENDARI, BKK – Pelajar yang belum mencapai usia 17 tahun dibolehkan melakukan perekaman kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el) , dengan catatan per 1 April 2019 nanti sudah mencapai 17 tahun.

“Itu dilakukan untuk persiapan pemilihan presiden (pilpres) nanti,” kata Halili, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Kendari.

Menurut dia, kebijakan ini merupakan saran dari pemerintah pusat, sebab di pilpres nanti tidak akan ada lagi masyarakat yang memilih mengunakan surat keterangan (suket) atau pengganti KTP-el.

“Untuk pemilihan gubernur (pilgub) nanti, masyarakat masih bisa menggunakan suket, karena suket tersebut ada barcode resmi,” jelasnya.

“Maka dari itu kami melakukan perekaman jauh-jauh hari, agar masyarakat tidak menggunakan suket dalam pilres nanti,” jelasnya.

Dikertahui, Disdukcapil Kota Kendari intens melakukan perekaman keliling KTP-el di pusat perbelanjaan.

Hal ini dimaksudkan untuk mengejar target yang diberikan dari pemerintah pusat.

Saat ini, lanjut dia, perekaman keliling tersebut dijadwalkan setiap Sabtu dan Minggu, sebab di hari tersebut anak SMA tidak bersekolah.

“Kami melakukan perekaman keliling atau menjemput bola di Lippo Plaza Kendari, karena akses masyarakat untuk menempuh pusat perbelanjaan tersebut sangat mudah. Selain itu, di Lippo Plaza Kendari juga sangat banyak anak muda yang masih duduk di bangku SMA sehingga kita bisa target banyak,” katanya.

Selain itu, ungkap dia, untuk akta kelahiran saat ini kan masih ada masyarakat yang mengurus secara manual (offline), padahal Sultra sesuai target yang diberikan nasional untuk akta kelahiran sebesar 85 persen untuk 2017 ini.

Kenyataan yang ada, ungkap dia, capaian untuk akta kelahiran dengan online baru sekitar 40 persen lebih, sisanya masih offline.

Untuk itu, lanjut dia, bagi pelajar sekolah menengah pertama (SMP) yang belum memiliki akta kelahiran bisa mengurus dengan segera. (cr6/iis)

To Top