Pendidikan

STIK Avicenna Resmi jadi Pusat Studi ASEAN

KENDARI, BKK – Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIK) Avicenna Kendari resmi menjadi Pusat Studi Asean (PSA) yang kedua di Sultra. Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) bersama Direktorat Jenderal (Ditjen) kerja sama ASEAN Kementrian Luar Negeri RI, sekaligus pelantikan pengurus harian PSA di Gedung Rektorat STIK Avicenna telah dilakukan, Kamis (9/11).

Sekertaris Ditjen Kerjasama Asean Kementrian Luar Negeri RI Ashariyadi mengatakan, STIK Avicenna menjadi PSA ke-47 di Indonesia dan kedua di Sultra setelah Unidayan Baubau.

“Kami sangat senang dan mengapresiasi pembentukan PSA ini. Terlebih lagi program ini sedikit menantang karena bergerak di bidang kesehatan. Umumnya, PSA itu dibidang sosial politik dan hukum, padahal relevan sekali kesehatan masuk pilar ekonomi dan sosial budaya, ” ujar Ashariyadi saat ditemui usaimembawakan kuliah umum di STIK Avicenna kemarin.

Ia menjelaskan, pembentukan PSA bertujuan untuk lebih mengenalkan dan memperkuat identitas ASEAN di daerah khususnya di Sultra. Sehingga, bisa dipahami oleh masyarakat keberadaan dan program kerjanya.

“Programnya (ASEAN) bermacam-macam, bahkan programnya bisa kita kerjasamakan, bisa bentuk ASEAN fun run atau ASEAN corner. Mudah-mudahan di awal tahun depan pengurus PSA yang telah dilantik bisa membuat kegiatan ataupun program-program yang konkrit, sehingga tujuan dari penguatan identitas ASEAN bisa terwujud,” ungkapnya.

Selain itu, Pembina PSA STIK Avicenna, dr Ansar Sangka menuturkan, pembentukan PSA tersebut merupakan bentuk kerja sama yang perlu untuk terus dikembangkan. Sehingga, ke depannya STIK Avicenna mampu bersaing di tingkat internasional.

“Kami selaku pembina akan selalu mendorong dan membantu serta menginspirasi untuk ikut memanfaatkan dan mengambil bagian dalam setiap kegiatan PSA ini. Seluruh civitas akademika harus mempersiapkan diri mengikuti setiap perkembangan informasi maupun teknologi, sehingga bisa bersaing di level nasional maupun di level ASEAN,” ujar dr Ansar yang juga menjabat Kasubag Humas STIK Avicenna tersebut.

Sementara itu, Ketua PSA STIK Avicenna Sri Damayanti bertekad akan mengembangkan lembaganya itu, terutama kerja sama di bidang kesehatan. Segala potensi sumber daya yang ada memanfaatkan untuk kemasyarakatan, utamanya yang berkaitan dengan kesehatan seperti pemanfaatan hasil kajian (penelitian) kesehatan sebagai informasi kepada masyarakat.

“Kami akan langsung menginformasikan kepada masyarakat hasil-hasil kajiannya, misalnya jenis penyakit apa, dan bagaimana cara mengatasinya. Kami juga akan mengagendakan seminar-seminar internasional yang berkaitan dengan kesehatan, ” pungkas Sri. (m1/nur)

To Top