Pendidikan

Prof Adnan : Diperlukan Budaya Kerja Untuk Kemampuan OCB Karyawan

Suasana foto bersama Prof Dr Adnan Hakim SE MSi bersama keluarga. (Foto Sumardin/BKK)

KENDARI, BKK – Profesor di Universitas Halu Oleo (UHO) kembali bertambah, setelah Prof Dr Adnan Hakim SE MSi dikukuhkan sebagai Guru Besar ke -72 dengan judul orasi ilmiah ‘Dukungan Budaya Kerja dan Iklim Kerja Terhadap Organizational Citizenship Behavior (OCB) Pada Organisasi’.

Pengukuhan guru besar yang berasal dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UHO ini dirangkaikan dengan pelaksanaan wisuda Program Doktor ke-13, Magister ke-42, Profesi Dokter ke -10, Sarjana ke-75 dan Program Pendidikan Vokasi ke-74, periode Juli hingga November di Gedung Auditorium Mokodompit UHO, Selasa (7/11).

Dalam orasi ilmiahnya, Prof Dr Adnan Hakim SE MSi mengatakan, budaya kerja merupakan salah satu bagian dari budaya organisasi yang lebih berorientasi pada sistem tata nilai yanag diaplikasi dalam lingkungan kerja suatu organisasi.

“Melaksanakan budaya kerja sangat penting untuk membangkitkan keterpurukan ekonomi, sosial, karena budaya kerja akan mengubah sikap dan perilaku SDM untuk mencapai produktivitas kerja yang lebih tinggi dalam menghadapi tantangan masa depan,” kata Adnan.

Untuk itu, lanjutnya, masuknya nilai-nilai budaya dalam menajemen diharapkan peningkatan SDM, kualitas cara kerja maupun meningkatnya peran ekstra atau extra role OCB karyawan dalam organisasi.

“Berdasarkan hasil riset ditemukan bahwa budaya kerja atau budaya organisasi mempunyai daya dukung yang sangat signifikan dalam meningkatkan perilaku atau OCB,” terangnya.

Ia mengatakan, untuk meningkatkan kemampuan dalam berperan ekstra atau OCB karyawan suatu organisasi, maka diperlukan adanya dukungan dari budaya kerja. Baik yang berkaitan dengan sikap dalam bekerja maupun perilaku dalam bekerja.

Selain itu, sambung Prof Adnan, diperlukan pula dukungan iklim kerja yang kondusif, baik iklim intelektual, sosial maupun iklim etika.

“Dengan demikian maka dapat dikatakan bahwa untuk mengikatkan OCB karyawan berkaitan dengan perilaku altruism, conscientionsness, sportmanship, courtesy dan civic virtue, maka diperlukan dukungan budaya kerja baik yang berkaitan dengan sikap maupun perilaku pada waktu kerja,” pungkasnya. (m1/nur)

To Top