Lingkar Sultra

Penyalahgunaan Dana Desa di Butur akan Ditindak Tegas Polres Muna

Kapolres Muna Kapolres Muna, AKBP Agung Ramos Paretongan Sinaga memberikan pengarahan di hadapan puluhan kepala desa di Butur. Foto: Darso/BKK

BURANGA, BKK- Polres Muna mulai mengawasi pengelolaan dana desa (DD) di Buton Utara (Butur). Hal ini sebagai tindak lanjut hasil kesepakatan di tingkat pusat, dimana polri saat ini berperan aktif untuk mengawasi penggunaan anggaran untuk pembangunan desa tersebut.

Kapolres Muna, AKBP Agung Ramos Paretongan Sinaga mengatakan, proses pengawasan tersebut akan melibatkan Babinkamtibmas. Dimana, anggota ke polisian yang ditugaskan itu akan terus memantau ke lapangan, serta menyerap aspirasi maupun pengaduan masyarakat seputar penggunaan dana tersebut.

“Kita kedepannkan pencegahan masalah, dengan memberikan masukan-masukan kepada pemerintah desa,” kata Ramos baru-baru ini saat memberi pengarahan kepada puluhan kepala desa di Butur, pada acara sosialisasi pencegahan, pengawasan dan penanganan permasalahan DD.

Meskipun demikian, dirinya tak menampik jikalau ada yang bermain-main atas pengelolaan DD itu. Namun, pihaknya hanya akan berupaya melakukan penegakan hukum.

“Kawal dulu, jangan sampai ada tekanan-tekanan, jangan sampai ada masalah. Kalau ada kebocoran, maka kita tegakkan hukum, itu uang negara, uang masyarakat,” tegasnya.

Oleh karena itu, ia berpesan kepada masyarakat, bagi siapapun yang menemukan kepala desa di Butur yang tidak transparan dalam pengelolaan DD, agar kiranya dapat dilaporkan.

Di kesempatan itu pula, Ramos menyinggung terkait faktor utama munculnya tindakan korupsi. Penyebab korupsi DD, ujar dia dipengaruhi oleh gaya hidup atau kesenangan (Hedonis), dan ingin mengembalikan dana pribadi yang digunakan selama kampanye.

“Kalau sudah ada korupsi terhadap DD, maka sudah tentu berdampak atas perkembangan pembangunan di desa tersebut. Misalnya, pembangunan infrastruktur desa terhambat, sekolah rusak, menurunnya tingkat kesehatan di desa akibat minimnya program kesehatan di desa itu,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Butur Abu Hasan saat memberikan sambutan di kegiatan tersebut menginginkan agar DD benar-benar bermanfaat untuk kemaslahatan desa itu sendiri. Kemudian, kepala desa juga agar selalu bekoordinasi dengan pendamping desa.

Orang nomor satu di Butur itu juga berharap kepada pihak kepolisisan untuk melakukan pengawasan dan pencegahan terhadap pengelolaan DD.

“Kalau pengawasan maksimal, maka prioritas pembangunan DD bisa tercapai yakni peningkatan kesejahteraan desa, pembangunan irigasi, pembentukan BUMDes, serta sarana olahraga dan seni di desa,” ucapnya. (CR10/nur)

To Top