Lingkar Sultra

Pemkab Muna akan Keluarkan Masyarakat yang Berkebun di Warangga

RAHA,BKK- Ratusan warga yang selama ini berkebun di kawasan hutan lindung Warangga diperintahkan untuk segera keluar dari hutan tersebut. Jika perintah itu tak diindahkan, maka mereka akan dikeluarkan oleh pemerintah kabupaten (Pemkab) setempat dengan paksa.

” Langkah awal , kita akan pasangkan papan pengumuman di sana agar mereka yang berkebun dan bangun pondok di sana segera keluar dari Warangga. Tapi ini bukan sekedar pemgumuman ya, ini perintah,” tegas Wakil Bupati Muna Ir H Abdul Malik Ditu MSi sat ditemui di ruang kerjanya, Senin (6/11).

Malik Ditu mengaku, sejak 2011 lalu dia sudah meminta agar seluruh warga mengosongkan kawasan hutan lindung itu. Namun, perintah itu tidak dianggap dan hingga kini warga masih melakukan aktifitas perkebunan hingga membangun pondok di hutan itu.

Olehnya, langkah lebih tegas akan segera dilakukannya. Bila warga tetap bertahan maka dirinya akan melibatkan Satpol PP untuk mengeluarkannya.

“Kalau tetap berkeras, saya akan libatkan polisi dan TNI untuk kita memgosongkan Warangga itu,” sambungnya.

Namun demikian, pihak Pemkab Muna sendiri berencana melakukan pelebaran bahu jalan di kawasan hutan Warangga tersebut. Malik Ditu mengaku bahwa itu penting dilakukan untuk mengurangi kecelakaan lalu lintas.

“Di sana itu kan rawan kecelakaan karena jalannya sempit dan memiliki tikungan tajam hingga sering terjadi kecelakaan. Kita bagun bahu jalan itu untuk kepentingan umum dan tentunya pemerintah tidak asal-asalan membangun, pasti sudah memiliki kajian yang matang dan sudah memiliki izin,” tandasnya. (r1/nur)

To Top