Headline

LM Rusman dan Zahrir Terpilih Jadi Ketum KAHMI Muna dan Mubar

Bupati Muna, LM Rusman Emba yang terpilih sebagai Ketua Umum KAHMI Muna berfoto bersama dengan sejumlah alumni HMI dalam Musda KAHMI Muna dan Mubar di Aula Galampano Raha, Senin (6/11).

RAHA, BKK – Bupati Muna LM Rusman ST terpilih sebagai Ketua Umum Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kabupaten Muna masa bakti 2017-2022 dalam Musyawarah Daerah (Musda) yang berlangsung di Galampano Rujab Bupati Muna, Senin (6/11).

Sedangkan untuk KAHMI Muna Barat (Mubar) yang terpilih adalah anggota DPRD Mubar Zahrir Baitul SHut.
Proses terpilihnya kedua tokoh itu berlangsung melalui dalam forum Musda melalui musyawarah mufakat alias tak ada proses pemilihan (voting).

Kepengurusan KAHMI Muna dan Mubar memilih sistem presedential yang dipimpin langsung seorang ketua umum. Berbeda dengan kepengurusan KAHMI Wilayah Sultra yang memilih sistem presidium.

Sebelumnya pembukaan Musda berlangsung di alun-alun Kota Raha, Senin (6/11) sekitar pukul 10.00 Wita. Acara Musda dibuka Bupati Muna LM Rusman Emba.

Dalam sambutannya, LM Rusman menyatakan, alumni HMI merupakan aset bangsa yang potensial, karena sejak awal HMI mengkader anggotanya menjadi sumber daya manusia (SDM) yang handal baik di birokrasi, politisi, dan bidang lainnya.

“Salah satu tugas KAHMI itukan untuk mengkader dan membimbing kader kader HMI. Hari ini kita lihat baik di Muna dan Mubar dan daerah lain di Sultra, HMI itu mewarnai baik di level birokrasi maupun politik,” kata Rusman yang juga alumni HMI di Makassar.

Rusman juga meminta agar forum forum seperti imi dapat digunakan untuk saling menjalin komunikasi yang baik, untuk bersinergi membangun daerah.

“Ada pepatah salah seorang panglima perang di Cina zaman dulu. Katanya kenalilah dirimu, kenali lingkunganmu, kenali musuhmu, maka kamu akan memenangkan perperangan itu di manapun kamu berada,” kata Rusman yang disambut aplaus ratusan peserta Musda.

Diakhir sambutannya, dia mengajak kader-kader KAHMI menjaga persatuan dan berkomitmen membangun daerah.

“Masalah politik itu harus kita buang, mari kita berkomunikasi yang baik untuk membangun daerah kita, agar kita bisa mengejar ketertinggalan dari daerah lain. Momentum ini saat tepat bagi kita untuk berkomunikasi bahu membahu membangun daerah yang kita cintai ini,” pungkasnya.

Sebelumnya, Caretaker KAHMI Kabupaten Muna, Ashar Dulu mengatakan pelaksanaan Musda dilandasi kondisi pengurus organisasi KAHMI sebelumnya. Musda kembali digelar setelah pelaksanaan yang pertama berlangsung 2004 lalu. Sementara Kabupaten Muna Barat merupakan momen pertama pembentukan KAHMI.

“Kita mengedepankan musyawarah dan mufakat, untuk menghimpun dan menyatukan alumni-alumni HMI yang berkecimpung atau berkarya di berbagai sektor. Olehnya itu, melalui Musda ini satukan kekuatan untuk bisa mengambil peran mengantar kebesaran HMI untuk mewujudkan masyarakat adil dan makmur yang diridhoi Allah SWT,” kata Ashar Dulu yang juga Kadis Dikbud Muna.

Dalam Musda tersebut ikut hadir Ketua Harian Presidium KAHMI Sultra DR Abdul Kadir Mpd, Sekretaris KAHMI Sultra Mastri Susilo, dan pengurus Forhati Sultra.

Musda KAHMI Muna dan Mubar dihadiri alumni HMI dari berbagai profesi, birokrasi, politisi, pengusaha dan aktivis LSM. Diantara yang hadir diantaranya, Ketua DPRD Muna Mukmin Naini, anggota DPRD Sultra, LM Taufan Alam Besi, Wakil Ketua DPRD Mubar Uking Djasa, anggota DPRD Mubar La Ode Koso dan Munawir Dio, serta dari kalangan birokrasi seperti Arman Anwar.(r1/lex)

To Top