Lingkar Sultra

Halangi Pendemo dengan Kekerasan, Satpol PP Baubau Dialapor Polisi

Adnan Irham/BKK
Anggota Satpol PP Baubau saat terlibat kericuhan dengan Mahasiswa demonstrasi

Seorang mahasiswa diamankan Satpol PP Baubau

BAUBAU, BKK – Aksi demonstrasi puluhan mahasiswa di Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Baubau, Senin (6/11), berlangsung ricuh. Kericuhan bermula ketika seorang orator mengucapkan kalimat tuduhan yang memicu emosi sejumlah anggota Satpol PP.

Aksi saling dorong mewarnai aksi tersebut, bahkan sejumlah mahasiswa sempat dikejar anggota Satpol PP Baubau. Beruntung, kericuhan tak membesar karena dilerai puluhan anggota Polres Baubau yang berjaga sejak awal demonstrasi.

Karena beberapa demonstran mendapat tindakan kekerasan oleh oknum Sat Pol PP Baubau , kelompok mahasiswa ini kemudian melaporkan kejadian itu ke Polres setempat. Salah seorang demonstran, La Ode Tazrudin mengaku ditendang oknum anggota Satpol PP.

“Kami melapor supaya pol pp yang melakukan tindakan kekerasan itu ditindak tegas sesuai hukum,” tutur Tazrudin sambil memperlihatkan bagian belakang tubuhnya yang terkena tendangan sepatu oknum Satpol PP.

Kepala Bidang Ketertiban Umum Satpol PP Baubau, Muh Husni Ganiru ketika dikonfirmasi mengaku mempersilahkan mahasiswa melapor ke polisi atas dugaan tindakan kekerasan anggotanya itu. Jika terbukti bersalah, dia juga siap memberi sanksi terhadap anggotanya.

Namun, Husni menilai, kericuhan dengan mahasiswa buntut dari emosi anggotanya yang tidak terima dilempar telur busuk. Hal itu kata dia wajar seseorang terpancing emosi karena ada yang memicu.

“Kami sudah mewanti-wanti anggota untuk tidak terpancing. Namun, lagi-lagi tindakan di luar batas para demonstranlah yang memicu kericuhan,”tandas Husni.

Aksi mahasiswa itu sendiri dilakukan untuk meminta pertanggung jawaban atas tindakan represif anggota Satpol PP juga saat aksi demonstrasi sebelumnya di Kantor Wali Kota Baubau, Rabu (1/11). (Cr7/nur)

To Top