Suksesi

Gelar Sosialisasi Pilgub, Panwaslu Harapkan Keterlibatan Pemilih Pemula

Nara sumber dan anggota Panwaslu Kota Kendari berfoto dengan sejumlah peserta sosialisasi.

Susana sosialisasi pengawasan Pilgub bagi perguruan tinggi dan pers yang berlangsung di Hotel Imperial. (Foto: IST)

Kendari, BKK – Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kota Kendari menggelar sosialisasi pengawasan pemilihan gubernur (pilgub) kepada pemilih pemula, Senin (6/11). Peserta kegiatan yang digelar di Imperial Hotel

Kendari ini, berasal dari 10 penyelenggara pendidikan tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat.

“Kegiatan sosialisasi hari ini diikuti tiga perwakilan siswa dari masing-masing SMA, ditambah satu guru pendamping,” kata Ketua Panwaslu Kota Kendari, Sahinuddin.

Dia menjelaskan, penting untuk dilaksanakan sosialisasi tersebut agar pemilih pemula dapat terlibat dalam pelaksanaan pilgub mendatang, sehingga pesta demokrasi ini berjalan sesuai yang diinginkan.

“Kami juga berharap pemilih pemula dapat menyalurkan hak suaranya dengan baik,” katanya.

Sahinuddin menambahkan, pemilih pemula memiliki kemampuan mensosialisasikan dan memberikan pemahaman kepada orang tua cara menjaga kemurnian demokrasi. Utamanya bagi masyarakat yang dianggap kurang paham dengan pelaksanaan pemungutan dan penyaluran hak suara.

“Kita harapkan pemilih pemula mampu mensosialisasikan dan memberikan pemahaman kepada masyarakat sekitar dan orang tua mengenai apa yang boleh dan apa yang tidak boleh, dan apa yang dilarang dalam setiap tahan proses pemilihan,” katanya.

Usai menggelar sosialisasi kepada pemilih pemula, pada sore harinya Panwaslu Kota Kendari juga menggelar sosialisasi pengawasan Pilgub 2018 yang menghadirkan nara sumber Ketua Bawaslu Sultra Hamiruddin Udu, Ketua Walhi Sultra, Kisran Makati, dan Kordinator Divisi Pengawasan Panwaslu Kota Kendari Harmanto.

Hamiruddin menegaskan, dalam mewujudkan pilgub yang jujur dan adil membutuhkan masyarakat dalam melakukan pengawasan bersama.

“Pengawasan tidak cukup hanya dilakukan Bawaslu dan Panwaslu beserta jajaran di bawahnya, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh stakeholder agar Pilgub benar-benar berlangsung jujur, adil, dan demokratis,” katanya.
Kegiatan sosialisasi pengawasan Pilgub ini diikuti kalangan perguruan tinggi, pers, aktivis LSM, dan Panwascam se-Kota Kendari. (man/nur)

To Top