Aktualita

KAHMI Siap Berkontribusi Bangun Daerah

Wabup Konsel, Dr Arsalim membuka secara resmi Musda KAHMI Konsel.

Para kader KAHMI Konsel berfoto bersama usai pembukaan Musda I di Hotel Srikandi Kendari, Kamis (2/11).

KENDARI, BKK – Kader-kader Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) harus siap berkontribusi dalam pembangunan daerah sesuai dengan profesinya masing-masing, karena kader KAHMI diyakini memiliki kapasitas dan kemampuan.

Hal itu itu ditekankan Wakil Ketua Majelis Wilayah KAHMI Sultra, La Ode Amijaya Kamaluddin pada acara Musyawarah Daerah (Musda) I KAHMI Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) yang berlangsung di Hotel Srikandi Kendari, Kamis (2/11).

“KAHMI harus menjadi pemberi solusi bagi pemerintah daerah dan masyarakat setempat, karena memang kita tidak meragukan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang ada di KAHMI,” tegas Amijaya yang juga Kepala Divre Bulog Sultra.

Menurut Amijaya, di dalam wadah KAHMI tergabung berbagai profesi, mulai dari birokrasi, politisi, pengusaha, hingga aktivis lembaga swadaya masyarakat (LSM).

Terkait dengan pelaksanaan Musda, Amijaya berpesan agar peserta mengedepankan rasa kebersamaan, sehingga siapapun yang terpilih sebagai ketua, dapat bersatu kembali untuk memajukan organisasi.

“Saya berharap setelah Musda dapat menyusun program kerja. Tidak usah banyak-banyak tetapi bisa langsung bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.

Terkait dengan program ini, Amijaya menawarkan KAHMI Konsel nanti menyelenggarakan pelatihan bagi pemuda tani, bekerjasama dengan Bulog. Karena Bulog memiliki dana CSR yang berpeluang dimanfaatkan.

“Nanti dari pelatihan ini, para pemuda tani kita buatkan kelompok lalu diberikan modal usaha untuk mengelola budidaya komoditas yang peluang pasarnya besar. Contohnya, tomat, kebutuhan pasar di Sultra besar mencapai 3 ton pe hari,” katanya.

Senada dengan Amijaya, Wakil Bupati Konsel, H Arsalim menyatakan, Pemkab Konsel membuka ruang sebesar-besarnya bagi KAHMI untuk melakukan kemitraan dengan Pemkab Konsel.

“Banyak program dari Pemda yang bisa disinergikan dengan KAHMI, karena dalam mewujudkan pembangunan tidak mungkin hanya dilakukan Pemda. Harus ada kolaborasi dengan organisasi kemasyarakatan seperti KAHMI,” kata Arsalim yang juga salah satu Presidium KAHMI Sultra.

Arsalim menyatakan, KAHMI dibentuk bukan saja sebagai wadah silaturahmi tetapi juga wadah kajian pengembangan keilmuan, peningkatan sumber daya manusia, dan juga memberikan kontribusi dalam pembangunan daerah bermitra dengan pemerintah daerah.

“KAHMI juga dapat mengambil peran dalam kajian-kajian yang bisa bermanfaat bagi Pemda dan masyarakat,” katanya.

Wabup memberi contoh, KAHMI dapat mengambil bagian dalam pembinaan kelompok pemuda tani yang sudah dibentuk Pemda Konsel. “Program ini bisa diintegrasikan dengan program KAHMI, agar KAHMI tidak ansih silaturahmi, tetapi bisa berbuat yang lebih bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.

Pada kesempatan itu, baik Amijaya maupun Arsalim mengaku dapat meraih posisi yang baik saat ini tidak terlepas dari proses kaderisasi yang mereka alami saat menjadi aktivis HMI.

“Saya benar-benar merasakan manfaat yang besar saat menjadi aktivis HMI di saat sekarang ini. makanya kita jadikan KAHMI ini disamping wadah silaturahmi juga sebagai wadah untuk pengabdian kepada masyarakat,” kata mantan Ketua Umum Badan Perwakilan Mahasiswa (BPM) Fakultas Ekonomi Universitas Halu Oleo (Fekon Unhalu) ini.

Hadir dalam acara itu sejumlah alumni HMI yang berada di wilayah Konsel diantaranya Dr Sahlul SE MSi, Hidayatullah SP MSi, dan dari pengurus KAHMI Sultra yakni Sekretaris Mastri Susilo, dan Wakil Ketua Liyu SPd.
Presidium Terpilih

Setelah melalui proses musyawarah musfakat, Musda I KAHMI Konsel menyepakati melahirkan lima presidium yakni Hidayatullah SP MSi, Dr Sahlul SE MSi, Drs Abdul Halik, Rusmin Abdul Gani SE, dan Muh Sustanto Tawulo SH MH.

Selain itu forum Musda juga memilih Sekretaris Umum Supriadin SP dan Bendahara umum Arwan Mangindaan ST. (lex)

To Top