Lingkar Sultra

Tidak Ada Lagi Peringatan, Langsung Tilang

ADNAM IRHAM/BERITA KOTA KENDARI
PETUGAS menangkat papan tanda razia usai menggelar Operasi Zebra di Jl Balai Kota, Baubau, Rabu (1/11). Di hari pertama Operasi Zebra ini, sebanyak 42 kendaraan kena tilang.

BAUBAU, BKK- Pelaksanaan Operasi Zebra di Kota Baubau di hari pertama, Rabu (1/11) berakhir dengan terjaringnya 42 kendaraan. Sebagian besar diantaranya merupakan pengendara sepeda motor (22 unit dan sisanya roda empat atau mobil.

Razia kepatuhan lalu lintas ini dipusatkan di Jalan Balai Kota, mulai pukul 09.00 sampai pukul 11.00. Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Baubau, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Lesmana Pramuditya SIK melalui Kepala Urusan (Kaur) Lantas, Inspentur Polisi Satu (IPTU) Yacop Pooli mengatakan pelanggaran didominasi tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).

Selain tidak memiliki SIM, pelanggaran juga berupa tidak menggunakan helm standar, tidak memiliki Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), serta tidak melengkapi alat-alat kendaraan. Beberapa kendaraan angkutan barang juga ditahan karena kelebihan muatan.

IPTU Yacop Pooli mengatakan, jumlah pelanggar hari pertama ini tergolong. “Banyak (yang dirazia) karena mereka mungkin tidak peduli. Padahal ini kita lakukan demi keselamatan bersama,” kata Yacop.

Polisi pun tidak memberi ampun. Para pelanggar langsung dikenakan tilang dengan denda maksimal. Para pelanggar pun harus berurusan dengan pihak perbankan lalu membawa membawa bukti pembayaran ke Kantor Satlantas, jika masih ingin mendapatkan kembali kendaraan dan surat-suratnya.

Yacop mengingatkan, Operasi Zebra kali ini tidak lagi ada sistem peringatan. Begitu terazia dan didapati melanggar, akan langsung ditilang. Karena itu Satlantas mengimbau pengendara mematuhi peraturan berlalu lintas. Seluruh kelengkapan berkendara harus dicek sebelum keluar rumah, dan tetap waspada di jalan raya.

Amatan di lapangan, saat razia dilakukan, banyak pengendara sepeda motor nekad melawan arus dan putar arah karena ingin menghindari razia. Beberapa pengendara bahkan berhenti 50 meter dari tempat razia dan langsung meninggalkan sepeda motornya. Razia itu juga melibatkan tujuh personil Dinas Perhubungan Kota Baubau. (cr7/aha)

To Top