Beranda

Wawali Minta Dinkes Rutin Awasi Jajanan Anak Sekolah

Ilustrasi.

KENDARI, BKK- Wakil Wali Kota Kendari (Wawali) Sulkarnain meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) serta Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikmudora) Kota kendari rutin melakukan pengawasan terhadap jajanan anak sekolah.

Permintaan ini dikeluarkan menyusul laporan Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Sulawesi Tenggara (Sultra) tentang maraknya pangan jajanan anak sekolah (PJAS) yang tidak sehat di Kota Kendari.

“Berkait PJAS yang kurang standar kebersihannya, Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari akan berkoordinasi dengan pihak sekolah serta orangtua dan siswa sendiri,” tegas Sulkarnain, Selasa (31/10).

“Kami harus bekerja keras. Kami akan melakukan pendekatan persuasif kepada pedagang yang menjajakan jajanannya di sekitar sekolah, kita akan pastikan agar para pedagang tidak mengorbankan masa depan anak-anak kita,” terangnya.

Kalau sampai hal itu terjadi, lanjut dia, akan merusak bangsa sendiri.

“Bisa dibayangkan jika anak bangsa banyak mengkonsumsi jajanan yang tidak sehat, apalagi banyak mengandung zat-zat kimia yang membahayakan,” katanya.

Berkait itu, beber dia, pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak terkait, dalam hal ini BPOM Sultra untuk melakukan evaluasi secara berkala, mengecek langsung, serta mengambil sampel di lapangan.

Menurut dia, untuk bisa melakukan semua itu, tentu harus bekerja sama dengan dinkes dan dikmudora untuk terus melakukan pengawasan serta evaluasi jajanan di sekitar lingkungan sekolah.

Selain itu, Sulkarnain mengimbau anak sekolah di semua jenjang pendidikan tidak perlu terlalu banyak jajan di luar rumah.

“Bila perlu mereka bisa membawa bekal dari rumah, agar lebih aman,” anjurnya.

Selain itu, Sulkarnain juga menggugah pihak sekolah agar bisa menyiapkan kantin sehat, yang bisa mengakomodasi pedagang yang mencari kehidupan. (cr6/iis)

To Top