Beranda

Mata Ombudsman Dibentuk untuk Awasi Penyelenggaraan Pelayan Publik

KENDARI, BKK- Komunitas Masyarakat Anti Maladministrasi (Mata) Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan Sulawesi Tenggara (Sultra) resmi terbentuk.

“Komunitas Mata Ombudsman, tujuannya agar masyarakat bersama-sama dengan Ombudsman memotret penyelenggaraan pelayan publik kita,” terang Plt Kepla Perwakilan ORI Sultra Ahmad rustan SH MH, akhir pekan lalu.

Menurut dia, pengawasan pelayanan publik pemerintah di Sultra bukan hanya menjadi tugas Ombudsman.

“Kalau misalnya menemukan pelayanan publik tidak sesuai dengan ketentuan perundang-undangan maka tidak hanya Ombudsman, masyarakat juga berhak untuk menegur,” katanya.

Rustan meminta, masyarakat untuk berani menegur dan melapor apabila ada pelayan pemerintah yang merugikan publik.

“Karena pelayanan publik hak masyarakat. Sehingga kita harus mengambil hak itu,” tambahnya.

Masih kata Rustan, Mata Ombudsman ini terbentuk daru berbagai unsur. Yaitu pers, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, LSM, dan mahasiswa.

Diharapkan, Mata Ombudsman yang sementara waktu ini berjulah 30 orang bisa mengawasi, melihat, menegur, dan melaporkan pelayan publik yang buruk.

“Tapi masyarakat pada umumnya bisa menjadi bagian dari komunitas ini. Artinya berani untuk mengawasi dengan cara melihat, menegur, dan melaporkan,” pungkas Rustan. (man/iis)

To Top