Bisnis & Ekonomi

OJK Selidiki Dugaan Penipuan pada Bank Sultra

Amiruddin Muhidu

KENDARI, BKK- Otoritas Jasa Keuangan Sulawesi Tenggara akan menyelidiki dugaan penipuan atau fraud yang dialamatkan kepada oknum di Bank Sultra. Dugaan itu datang dari Forum Masyarakat Anti Korupsi (Formasi) Sultra yang menggelar aksi unjuk rasa di Kantor OJK Sultra, Senin (30/10).

Kepala Sub Pengawasan Bank, Amiruddin Muhidu mengakui tuduhan fraud dalam perbankan merupakan tuduhan yang sangat serius. Namun sayangnya, Formasi Sultra tidak menyertakan data yang detail saat bertemu dengan pihak OJK.

“Jadi kami menyarankan mereka agar bersurat secara resmi ke pimpinan OJK yang disertai informasi yang detail.

Jika informasinya detail, lebih bagus biar kita bisa cepat dengan mengajukannya ke Bank sultra,” tuturnya.

Meski demikian, pihaknya berencana mengundang pihak Bank Sultra untuk menjelaskan dugaan fraud yang dilakukan oleh oknum Bank Sultra, sebagaimana yang dituduhkan oleh pengunjuk rasa. Yang jelas kata dia, semua bank punya kewajiban membuat laporan tentang fraud setiap triwulan.

“Ini kan informasinya terjadi sejak 2014. Jadi seharusnya sudah ada laporannya. Kita tinggal klarifikasi,” tutupnya.

Sebelumnya, Formasi Sultra mengungkapkan adanya dugaan fraud yang melibatkan oknum karyawan di sejumlah kantor kas Bank Sultra. Diantaranya di Tinanggea (Konsel), Andoolo (Konsel), Punggaluku (Konsel), dan Lapulu (Kendari). Tindak kecurangan tersebut terjadi mulai 2014 hingga sekarang. Namun sejauh ini tidak ada tindakan dari kantor pusat Bank Sultra.

Untuk itu, mereka mendesak OJK Sulawesi Tenggara agar segera melakukan pemeriksaan dan melaporkan orang-orang yang terlibat kepada pihak berwajib. Hanya saja, Formasi Sultra tidak menjelaskan secara rinci seperti apa fraud itu dilakukan dan siapa yang telah dirugikan.

Sementara itu, pihak Bank Sultra hingga tadi malam belum memberikan tanggapan resmi. (m3/aha)

To Top