Aktualita

DPRD Kota Bahas Raperda Perlindungan Ekonomi Kreatif

Suasana pembahasan Raperda ekonomi kreatif yang dipimpim oleh La Ode Ali Akbar (Foto Sumardin/BKK)

KENDARI, BKK – DPRD Kota Kendari membahas rancangan peraturan daerah (perda) tentang perlindungan dan pegembangan ekonomi kreaktif, karena pelaku usaha ekonomi kreaktif dinilai memiliki arti penting dan kedudukan yang strategis dalam menopang ketahanan ekonomi masyarakat.

Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) La Ode Ali Akbar, mengatakan, pihaknya melihat potensi ekonomi kreatif yang ada di Ibu Kota Sultra ini belum dikembangkan secara optimal sehingga belum memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat.

“Diharapkan dengan adanya perda ini, ekonomi kreatif di Kendari bisa lebih berkembang apalagi bidang tersebut memiliki arti penting bagi kemajuan suatu daerah,” ungkapnya, Senin (30/10).

Sehingga, sambungnya, sektor usaha kreatif perlu didukung melalui upaya pengembangan ekonomi kreatif dan pemberdayaan usaha kreatif untuk meningkatkan kemampuan dibidang manajemen, permodalan, teknologi, jiwa kreatif dan kemampuan berkompetisi.

“Ini pula yang menjadi salah satu alasan kita dalam merancang peraturan daerah perlindungan dan pengembangan ekonomi kreatif.”terangnya.

La Ode Ali Akbar, merincikan, tujuan pengembangan ekonomi kreatif sendiri ialah meningkatkan partisipasi masyarakat dan dunia usaha untuk mengembangkan ekonomi kreatif. Juga meningkatkan produktifitas, daya saing dan pangsa pasar dari industri kreatif.

Tidak itu saja, pengembangan ekonomi kreatif juga bertujuan meningkatkan akses terhadap sumber daya produktif, akses permodalan, jiwa kreatifitas, serta peningkatan kemitraan dan jaringan usaha kreatif. Hadirnya perda ini pun bertujuan memberi perlindungan terhadap usaha industri kreatif yang berbasi lokal. (m1/lex)

To Top