Headline

Kades dan Bendahara Batu Ganda Resmi Ditahan

IST
Ilustrasi

OTT Pungli

BKK, LASUSUA– Setelah penyelidikan 1X24 jam terhadap Kepala Desa dan bendahara Desa Batu Ganda, Kecamatan Lasusua yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT), Rabu (11/10), penyidik Satreskim Polres Kolaka Utara menetapkan keduanya sebagai tersangka dan langsung ditahan.

Kasat Reskrim Polres Kolut, AKP Muhammad Salman, mengatakan, hasil pemeriksaan terhadap Kades berinisial berisial A dan bendaharanya NI menunjukkan keduanya terlibat dan bertanggungjawab dalam kasus dugaan pungutan liar. “Kades dan bendahara resmi ditahan pada hari Jumat (13/10),” kata Salman, yang dihubungi Minggu (15/10).

Sebelumnya, tim Saber Pungli (Sapu Bersih Pungutan Liar) Kolaka Utara melakukan OTT di rumah bendahara. Dari OTT tersebut tim menemukan uang Rp4,5 juta yang diduga hasil dari Pungli SKKT. Setiap warga yang mengurus SKKT dikenakan pungutan Rp 300.000. Bendahara kemudian bernyanyi dan menyebut perbuatannya itu atas perintah Kades A.

Pada Oktober ini, sebanyak 16 orang warga telah mengambil SKKT yang berarti setiap mereka menyetor Rp 300.000.

Penyidik juga menyita buku catatan yang berisi daftar nama warga yang telah mengurus pembuatan SKKT, satu unit notebook merk Sony Vaio dan kopian KTP warga. Penyidik juga melakukan penelusuran SKKT yang terbit pada September lalu.

“Pungli masuk dalam kategori korupsi sehingga kedua tersangka bisa dijerat dengan Pasal  12 huruf e uu tipikor jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP dengan ancaman minimal 4 tahun dan maksimal 20 tahun kurungan,” ujar Salman.

Salman menambahkan tim Saber Pungli akan mengoptimalkan penyelidikan dan penyidikan praktik pungli untuk memberikan efek jera pada para pelaku khususnya di sektor pelayanan publik. (cr11/c/aha)

To Top