AMAN Klaim Kantongi SK DPP, DPD Golkar Sultra Melawan – Berita Kota Kendari
Headline

AMAN Klaim Kantongi SK DPP, DPD Golkar Sultra Melawan

IST
MASIH PERANG KLAIM.Ali Mazi saat bertemu dengan Nurdin Halid di kantor DPP Golkar, Rabu (4/10).

Basri: Jika DPP Mengeluarkan SK, Kami Akan Menolak

BKK, KENDARI – Pasangan Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Ali Mazi – Lukman Abunawas  siap menggelar deklarasi pada 19 Oktober mendatang. Mereka yakin kendaraan politiknya sudah jadi melalui dukungan NasDem dan Partai Golkar.

Lukman yang ditemui di Kantor Gubernur Sultra menyebutkan, rekomendasi Golkar pasti akan didapatkannya. Bahkan ia memastikan surat keputusan (SK) dukungan telah diterima langsung oleh Ali Mazi, Rabu (4/10), dari pihak Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar.

“Hari ini (kemarin,red) Pak Ali Mazi sudah megambil rekomendari dari Partai Golkar,” sebut Lukman kemarin.

Dengan mendapat dukungan dari Golkar tersebut, kata Lukman, maka pencalonannya dengan Ali Mazi telah memenuhi syarat. Sebab, syarat minimal untuk pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sultra minimal sembilan kursi, sementara bila digabungkan dua partai pengusungnya itu totalnya 10 kursi.

“Partai NasDem dan Golkar itu sudah cukup buat kami karena sudah 10 kursi,” ujarnya.

Deklarasi keduanya pun, aku Lukman, telah dipersiapkan. Sejumlah petinggi partai politik (Parpol) pengusung dijadwalkan hadir.

“Deklarasi akan dilaksanakan di lapangan Eks MTQ (Kendari). Akan hadir dalam deklarasi Aman, yakni Surya Paloh (Ketua Umum Partai NasDem), kemudian di pihak Partai Golkar, ada Nurdin Halid dengan Sekjen (Idrus Marham),” ungkapnya.

Namun pernyataan Saleh seputar penyerahan rekomendasi Golkar untuk Ali Mazi dibantah Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sultra, Muhamad Basri. Dia menegaskan, dalam mengusung pasangan calon gubernur, sebagaimana mekanisme yang ada dan biasa dilakukan, DPP Golkar menyampaikan secara resmi ke DPD melalui rapat.

“Jadi kalau rekomedasi itu benar maka hebat itu. Tapi tidak mungkinlah kami (DPD) tidak mengetahuinya dan memang belum ada info,” aku Basri.

Andaikata rekomendasi benar telah diterima Ali Mazi, maka menurutnya DPP Golkar melakukan pelanggaran. Sehingga bila DPD I maupun DPD II Golkar di Sultra lalai dengan keputusan tersebut maka jangan disalahkan.

“Kalau itu (rekomendasi ke Ali Mazi) benar, maka itu kesannya DPP mengeluarkan keputusan sembunyi-sembunyi. Tapi (DPP) jangan sesali juga kalau kami menolak keputusan itu,” ungkapnya.

Dijelaskannya, sebagaimana keputusan rapat DPD I dan DPD II Golkar di Sultra, nama-nama calon gubernur yang diusul ke DPP yakni Asrun, Rusman Emba dan Tina Nur Alam. Adapun pengusulan Ali Mazi itu terjadi di luar rapat.

Jika Ali Mazi tiba-tiba diusung tanpa sepengetahuan DPD, maka bisa jadi pihaknya membangkang. “Bukan kami tidak menginginkan Ali Mazi, tapi yang diusulkan secara resmi berdasarkan hasil rapat memang hanya tiga nama itu. Sehingga, DPP mesti mempertimbangkannya,” tandasnya. (nur/b/lex)

To Top