Dana Hibah PDAM Busel Jadi Temuan BPK – Berita Kota Kendari
Lingkar Sultra

Dana Hibah PDAM Busel Jadi Temuan BPK

IST
Ilustrasi

Tamrin : Bukan Hibah, tapi Penyertaan Modal

BKK, BATAUGA– Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan Sulawesi Tenggara telah mengaudit laporan pertanggujawaban keuangan Pemerintah Kabupaten Buton Selatan (Busel) beberapa waktu lalu. Hasilnya, terdapat beberapa laporan keuangan yang diduga berpotensi disalahgunakan.

Salah satunya dana hibah pada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Busel dengan sebesar Rp 500 juta.
Dari Laporan Hasil Pemeriksaan Tahun Aanggaran 2016, Buku III halaman 9, disebutkan BPK menyatakan dana hibah ini berisiko disalahgunakan. Sebab pengelolaan dana itu hingga saat ini tidak diketahui peruntukannya.

Kepala Inspektorat Busel, Maharuddin membenarkan hal tersebut. Kata dia, temuan BPK itu didasari pengelolaan dana dari Pemkab Busel yang rupanya tidak memiliki dokumen pertanggungjawaban. Maharuddin sendiri mengakui tidak tahu di mana laporan pertanggungjawaban pengelolaan dana hibah tersebut.

“Ini menjadi temuan BPK, dari dokumen hasil audit ini, BPK secara tegas menyatakan dana hibah ini beresiko disalahgunakan oleh PDAM Busel. Hal ini dikarenakan syarat sahnya pertanggungjawaban tidak terpenuhi,” ungkapnya saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (2/10).

Meski demikian, tidak ditegaskan apakah itu berpotensi menimbulkan kerugian daerah. Hanya saja, lanjut Maharuddin, PDAM Busel selaku penerima dana telah dianggap lalai. Karena bagaimana pun, dana itu tetap harus dipertanggungjawabkan.

“Ini berpotensi pelanggaran. Namanya uang negara, seharusnya dipertanggungjawabkan. Setidaknya dana itu jelas peruntukannya ke mana,” tambahnya.

Sementara, Direktur PDAM Busel, Tamrin membantah adanya dana hibah yang diberikan Pemda Busel pada tahun 2016. “Tidak ada dana hibah yang diberikan kepada kami. Yang tahun 2016 itu dana penyertaan modal,” ungkapnya.
Dia pun menganggap BPK Sultra telah keliru dalam menetapkan temuan tersebut. (k1/b/aha)

To Top