Baznas Kendari Salurkan ZIS Rp 199 Juta – Berita Kota Kendari
Beranda

Baznas Kendari Salurkan ZIS Rp 199 Juta

IST
Ilustrasi kemiskinan

BKK, KENDARI – Badan Amil Zakat (Baznas) Kota Kendari kembali menyalurkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) sebesar Rp 199 juta lebih. Penyaluran ZIS dilangsungkan di taman kota (tamkot), Senin (2/10).

Wali Kota Kendari Asrun mengatakan, penyaluran ZIS dilakukan secara terus menerus oleh pemerintah kota (pemkot).
“Jadi gaji-gaji pegawai lingkup Pemkot Kendari dipotong 2,5 persen tiap bulannya, untuk disalurkan kepada yang berhak melalui Baznas Kendari,” ungkap Asrun, Senin (2/10).

Ketua Harian Baznas Kota Kendari Drs H Alimuddin K dalam kesempatan yang sama mengatakan, total ZIS yang disalurkan senilai Rp 199 juta lebih, terkumpul mulai Juni hingga Agustus 2017.

“Penyaluran ZIS ini merupakan periode ketiga kalinya. Dari dana itu kita salurkan untuk memberi bantuan kepada qari-qariah sebanyak 40 orang senilai Rp 20 juta, bantuan kepada fakir miskin yang berjumlah 148 orang dengan total Rp 74 juta,” paparnya.

Selain itu, sambung dia, pihaknya juga memberikan bantuan kepada iman masjid dan guru baca tulis Alquran (BTQ) sebanyak 40 orang dengan nilai Rp 20 juta.

Kemudian, biaya khitanan massal anak keluarga miskin sebanyak 70 orang senilai Rp 14 juta lebih, bantuan modal usaha kepada pedagang bakulan sebanyak 26 orang senilai Rp 26 juta, bantuan beasiswa ke Mesir sebanyak dua orang senilai Rp 5 juta.

“Bukan hanya itu, kami juga memberikan bantuan pemberdayaan mualaf senilai Rp 5 juta, bantuan untuk festival anak shaleh senilai Rp 10 juta, serta dana operasional amil zakat sebesar 12,5 persen atau senilai Rp 25 juta lebih,” lanjutnya.

Sehingga, kata dia, saldo kas Baznas Kendari per 1 September itu sisa 100 ribu lebih. “Sebenarnya, penyaluran ZIS periode ketiga ini mengalami penurunan sedikit, karena sebagian UPZ tidak sempat menyetor, seperti dari sekolah lanjutan tingkat atas (SLTA) karena adanya peralihan kewenangan, sehingga mereka menganggap sudah beralih ke Baznas Sultra, padahal yang mengangkat mereka sebagai UPZ adalah Baznas Kota Kendari sehingga mereka harus menyetor ke Baznas Kota Kendari,” tuturnya. (cr6/c/iis)

To Top