Polda Fokuskan Pemeriksaan Bendahara OPD yang Sudah Diaudit – Berita Kota Kendari
Headline

Polda Fokuskan Pemeriksaan Bendahara OPD yang Sudah Diaudit

Kompol Dolfi Kumaseh

Kasus Dugaan Korupsi SPPD Fiktif Butur 2012-2014 

BKK, KENDARI – Kepolsian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) akan kembali memanggil tiga Bendahara Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Buton Utara (Butur). Masing-masing bendahara Sekretariat DPRD, bendahara Balai pendidikan masyarakat desa (BPMD), dan bendahara dinas pertanian, perikanan dan perkebunan.

“Penyidikan masih fokus pada bendahara SKPD yang sudah keluar auditnya,” ujar Kepala Subbidang Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PID) Bidang Hubungan Masyarakat (Bidhumas) Polda Sultra Komisaris Polisi (Kompol) Dolfi Kumaseh, Selasa (19/9).

Selain tiga bendahara tersebut, dinas kesehatan juga sudah ada hasil auditnya dari Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Sultra.
Namun, penyidik tindak pidana korupsi telah memeriksa dan menyita sejumlah dokumen perjalan dari Bendahara Dinas Kesehatan Butur, Irnawati.

“Selanjutnya giliran tiga bendahara yang akan diperiksa dan juga dilakukan penyitaan dokumen perjalanan dinas,” kata Dolfi.

Dolfi menyebut, pemeriksaan dan penyitaan dokumen tersebut dilakukan untuk mengungkap kasus dugaan surat perjalanan dinas (SPPD) fiktif yang terjadi pada 2012 hingga 2014.

Lebih lanjut perwira polisi dengan satu melati di pundak ini mengatakan, pihaknya juga telah mengundang pihak BPKP untuk menjadi ahli. Namun hingga kini, suart permintaan Polda belum direspons pihak BPKP.

Diberitakan, Polda masih menunggu hasil audit dari BPKP Perwakilan Sultra terhadap 27 OPD di Pemkab Butur. Sejauh ini, baru 4 OPD yang sudah rampung hasil auditnya.

Kasus ini telah ditingkatkan statusnya dari tahap penyelidikan ke tahap penyidikan, karena diduga kuat telah terjadi kerugian daerah. Kini polisi tengah mencari orang bertanggung jawab untuk dijadikan tersangka. (man)

To Top