Pemprov Bentuk Satgas Pengawasan PCC – Berita Kota Kendari
Headline

Pemprov Bentuk Satgas Pengawasan PCC

IST
Ilustrasi korban PCC di Kendari.

BKK, KENDARI – Menyusul jatuhnya puluhan korban akibat pil berbahaya di Kota Kendari, Pemerintah Provinsi (Pemptov) Sulawesi Tenggara (Sultra) sepakat membentuk tim satuan tugas (satgas) pengawasan peredaran tablet paracetamol, caffeine, dan carisoprodol (PCC).

Hal ini diungkapkan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) HM Saleh Lasata. “Melihat fenomena yang sangat luar biasa terjadi di Kota Kendari, terakit peredaran tablet PCC maka langkah yang tepat untuk membentuk satgas,” ujarnya, Senin (18/9).

Tujuan dari tim satgas ini, beber dia, untuk menekan peredaran PCC di kalangan masyarakat, khususnya remaja sebagai generasi penerus bangsa.
Saleh mengaku, pihaknya akan segera melakukan rapat koordinasi dengan pihak balai pengawasan obat dan makanan (BPOM), Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sultra, dan pihak kepolisian.

“Karena mereka yang lebih memahami terkait masalah ini. Harapan saya dengan dibentuknya satgas ini, akan lebih efektif pencegahan peredaran obat terlarang yang saat ini marak di kalangan masyarakat,” katanya.

Menurut Saleh, anak adalah para calon pemimpin masa depan dan tidak boleh dirusak oleh obat terlarang. Sehingga harus dilakukan upaya pencegahan sejak dini.

Lebih lanjut dia mengatakan, tugas utama dari satgas yaitu, dapat mencegah pengedaran tablet PCC dan jenis obat-obat terlarang lainnya yang sifatnya ilegal.

Diberitakan, sebanyak 76 warga Kota Kendari yang sebagian besar remaja mengalami gangguan mental dan harus dirawat pada beberapa di rumah sakit setempat.

Mereka mengalami kejang-kejang dan halusinasi setelah menginsumsi tablet PCC. Bahkan, akibat dari kedahsyatan efek dari barang ilegal tersebut, menyebabkan tiga orang meninggal dunia. (p13/c/man)

To Top