Lingkar Sultra

La Bakry Terima SK Plt Bupati Buton

DOK BKK
La Bakry

BKK, KENDARI – Kementerian Dalam Negeri telah mengeluarkan surat keputusan (SK) pengangkatan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Buton. Wakil Bupati Buton La Bakry, ditunjuk sebagai Plt Bupati Buton.

Pengangkatan La Bakry berdasarkan SK Menteri Dalam Negeri Nomor 131.74/375/SJ, Tanggal 23 Agustus 2017, perihal penugasan Wakil Bupati Buton sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Buton. Senin (18/9), Plt Gubernur Sulawesi Teggara (Sultra) HM Saleh Lasata, mewakili pemerintah pusat menyerahkan SK pengangkatan Plt Bupati Buton kepada La Bakry, di ruang Rapat Kantor Gubernur Sultra.

Saleh Lasata mengatakan, pengangkatan Plt untuk memastikan roda pemerintahan tetap berjalan.
Meski kewenangan La Bakry telah diperluas karena sudah menyandang status Plt, Saleh meminta La Bakry tetap berkoordinasi dengan dengan bupati nonaktif berkait dengan kebijakan yang akan diambil.

“Bukan berarti semua kebijakan diambil ahli, tapi dia (La Bakry) tetap melapor kepada bupati (nonaktif) terkait kebijakan yang akan dibuat,” imbuhnya.

Selain itu, Saleh meminta, Plt Bupati Buton untuk tetap menjaga stabilitas daerah, dan memastikan roda pemerintahan tetap berjalan baik.
Lalu, Plt bupati intens melakukan komunikasi yang baik dengan legislatif. Kemudian, memastikan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) melayani masyarakat dengan baik.

”Karena kita adalah abdi masyarakat, jadi kita harus bekerja dengan baik untuk kesejahteraan masyarakat,” tandas Saleh.

Sementara, Plt Bupati Buton La Bakry mengatakan, akan tetap menjalankan tugas sesuai program yang telah dibuat selama ini.  “Program yang telah kami buat akan kita dikerjakan dan selesaikan dengan cepat. Karena Bupati Buton (Umar Samiun) selalu menitip pesan jangan selalu menunda-nunda pekerjaan,” ucapnya.

La Bakry menambahkan, dirinya selalu bertemu atau berkomunikasi dengan Umar Samiun untuk membahas program kerja yang telah dirancang bersama.

”Harapan kami program yang sudah kami saat ini, kami akan kerjakan dengan maksimal. Untuk itu, kami minta dukungan, baik kepada masyarakat Buton, dewan, dan semua pihak terkait,” tuntasnya.

Untuk diketahui, penunjukan Plt dilakukan karena Bupati Buton Samsu Umar Abdul Samiun telah menjadi tersangka kasus dugaan korupsi dan menjadi tahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (p13/b/man)

To Top