BPOM: Masyarakat Jangan Beli Obat dan Kosmetik di Online – Berita Kota Kendari
Headline

BPOM: Masyarakat Jangan Beli Obat dan Kosmetik di Online

DOK/BKK
Adillah Pababbari

BKK, KENDARI – Kepala Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Kendari, Adillah Pababbari mengimbau masyarakat Sultra agar tak membeli obat-obatan dan kosmetik secara Online.

”Masyarakat jangan membeli secara online apalagi jika itu adalah obat keras, yang seharusnya menggunakan resep dokter. Jika membeli kosmetik pun juga harus teliti termasuk melihat komposisi dan memastikan yang dibelinya itu legal,” kata Adillah, Sabtu (16/9).

Adilah mengatakan penjualan obat-obatan dan produk kosmetik secara semakin marak, baik di kota besar maupun di kota kecil, sehingga pegawasannya susah dikendalikan oleh pihak BPOM.

Kata dia, obat-obatan ilegal yang dijual secara Online tersebut, biasanya merupakan resep dokter dan untuk penyakit-penyakit spesifik. Selain itu untuk kosmetik, perawatan dan pemutih kulit mendominasi penjualan produk kecantikan secara online.

Adilah juga mengakui bahwa penjualan obat dan kosmetik secara online itu membuat pengawasan peredaran produk farmasi tersebut lebih sulit dibanding pengawasan di toko konvensional.

”Untuk itu, meskipun transaksi secara online lebih mudah, tapi kami terus mengimbau agar masyarakat mengedepankan berbelanja ditoko-toko konvensional karena lebih dijamin keamanannya,” katanya.

Ia mengatakan, BPOM saat ini sudah puluhan toko-toko yang menjual obat-obatan, produk kosmetik yang secara ilegal dipasarkan yang mengandung bahan kimia dan bahan berbahaya.
”Jadi saya harap kepada masyarakan, sebagai konsumen harus cerdas, jika kita membeli obat-obatan atau produk kosmetik harus dicek, produknya asalnya darimana, labelnya, izin edarnya dari BPOM , jadi itu yang harus diperhatikan kepada konsumen,” katanya. (p13/c/lex)

To Top