Berdayakan Kearifan Lokal, Seluruh Sekolah di Muna Gunakan Pakaian Tenun – Berita Kota Kendari
Lingkar Sultra

Berdayakan Kearifan Lokal, Seluruh Sekolah di Muna Gunakan Pakaian Tenun

FITRI AZHARI/BERITA KOTA KENDARI
Desain tenun khas Muna yang akan digunakan pada pakaian murid SD.

BKK, RAHA– Penggunaan pakaian tenun khas Muna di sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Muna, dicanangkan Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan (Dikbud) setempat dalam rangka memberdayakan kearifan lokal.

Inovasi ini pun mendapat dukungan dari Bupati Muna LM Rusman Emba ST yang dituangkan dalam intruksi bupati nomor 3 tahun 2017 tentang penggunaan tenun khas adat Muna di sekolah.

Kepala Bidang (Kabid) SD Dikbud Muna Muhamad Kudus Muharom mengatakan, pakaian tenun tersebut digunakan di seluruh sekolah di daerahnya setiap Rabu dan Kamis.

“Selama ini selain pakaian merah putih untuk SD, putih abu-abu untuk SLTA dan biru putih untuk SLTP, serta pakaian pramuka dan olah raga kan ada pakaian batik. Nah, pakaian batik inilah yang kita inovasi diganti dengan kain tenun khas adat Muna,” terang Muhamad Kudus pada sejumlah media di Raha, Kamis (14/9).

Dikatakannya, upaya yang dilakukan pihak dikbud tersebut sebagai salah satu cara untuk memperkenalkan budaya Kabupaten Muna kepada para siswa sejak di bangku sekolah.

Dia juga menambahkan, sejak keluarnya instruksi Bupati Muna tersebut, ada beberapa sekolah yang telah menggunakan pakaian tenun khas Muna pada setiap Rabu dan Kamis.

“Oh iya sudah ada beberapa sekolah yang telah menggunakan pakaian tenun khas Muna diantaranya SDN 1 Raha, SDN 14 Lohia dan SDN 17 Lohia. Kalau mekanisme pengadaannya kita serahlan ke sekolah masing masing, ya seperti mereka adakan baju batik,” pungkasnya.

Di tempat terpisah, Plt Kepala Dinas Dikbud Muna Ashar Dulu SPd, MPd mengatakan, Kabupaten Muna merupakan salah satu daerah yang kaya akan kearifan lokal. Penggunaan pakaian khas daerah di sekolah itu pun sebagai upaya mendekatkan kembali budaya, khususnya kepada generasi muda dalam era globalisasi saat ini.

“Dengan demikian kita harapkan anak-anak kita sejak dini akan mencitai dan melestarikan budaya kita sendiri,” tandasnya. (r1/c/nur)

To Top