Lingkar Sultra

Gangguan Suplai Air di Raha Masih akan Berlanjut

FITRI/BKK
Muhammad Nurhayat Fariki

Pipa Induk PDAM Pecah Akibat Proyek

BKK, RAHA- Proyek pelebaran jalan di Mangga Kuning mendatangkan masalah bagi PDAM Muna. Entah bagaimana ceritanya, pipa induk PDAM yang tertanam di Warangga, Mangga Kuning, mengalami kerusakan parah.

Direktur PDAM Muna, Muhammad Nurhayat Fariki menyebutkan pipa itu patah. Dampaknya pun sangat parah. Suplai air untuk Raha nyaris lumpuh.

Yayat mengatakan, PDAM sudah menurunkan tenaga teknis untuk memperbaiki kerusakan itu. Sayangnya, timnya menemui masalah, soal anggaran.

Masalahnya, pihak kontraktor tidak merespons untuk menanggulangi semua pembiayaan perbaikan pipa tersebut.

“Kami siap memperbaikinya. Tapi konsekuensi biayanya, harus kontraktor. Yang kerja proyek itu yang tanggung. Artinya seluruh pembiayaan perbaikan pipa induk itu, harus tanggungjawab kontraktor. Jadi kami mohon maaf kepada masyarakat dalam Kota Raha kalau suplai air bersih terganggu beberapa hari ke depan,” pungkasnya.

Informasi yang dihimpun Berita Kota Kendari, dua hari terakhir, sejak Senin (11/9) lalu, suplai air di sebagian besar daerah Raha terganggu. Bahkan tidak lagi mengalir sama sekali.

Sejumlah pelanggan pun mulai mengeluh. Pasalnya, mereka terpaksa harus membeli air yang harganya Rp 50.000 – Rp 60.000 untuk ukuran satu drum (1.200 liter). “Mau tidak mau kita harus beli air untuk masak,” keluh Darlina, warga Jl Made Sabara, Kecamatan Katobu.

La Beno, warga lainnya berharap PDAM dapat segera menyelesaikan perbaikan pipa yang rusak, karena masalah ini benar-benar membuat masyarakat menderita. (r1/b/aha)

To Top