Bisnis & Ekonomi

BPOM Temukan 36 Kosmetik Ilegal di Muna

IST
BERBAHAYA. Inilah produk-produk kosmetik ilegal yang beredar di Raha, fan kemudian ditemukan oleh BPOM Kendari.

BKK, RAHA– Peredaran kosmetik ilegal sudah sangat mengkhawatirkan. Terbukti saat Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Kendari melakukan inspeksi mendadak di Pasar Laino, Raha, Selasa (5/9), ditemukan puluhan merk kosmetik yang diduga tidak mengantongi izin BPOM.

Dalam Sidak tersebut, BPOM menyita sedikitnya 36 kosmetik hanya pada satu toko kosmetik saja. Diantara produk kecantikan yang diamankan adalah Diamond Cream, Natural 99 Cream, Maxi Full, RDL Baby Fall, La Bella Cream, Sj Day V Night Cream, BL Cream dan Dr Original Cream.

Ketua Tim BPOM Kendari, dr Mukdiman APT mengungkapkan, puluhan kosmetik yang dijual di Toko Rahma itu ilegal. Sebab tidak ada izin edar. Jika tidak ada izin edarnya, maka kosmetik itu bisa saja mengandung zat berbahaya.

Yang disesalkan, kata Mukdiman, Toko Rahmah sebelumnya sudah pernah dirazia dalam kasus yang sama. Tetapi setelah dibuatkan pernyataan, pengelola toko ternyata tetap melanggar.

Karena itu, pihak toko akan berhadapan dengan hukum. Dia mengingatkan, mereka yang terlibat dalam pembuatan maupun peredaran produk obat dan makanan ilegal bisa dijerat dengan UU No 36 tahun 2009 tentang Kesehatan, dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara atau denda Rp 1,5 miliar.

“Pemilik Toko Kosmetik Rahma ini, akan diproses sesuai UU yang berlaku. Karena sebelumnya dia sudah kita tegur, tapi terbukti kembali menjual produk ilegal,” tegasnya.

Pantauan koran ini kemarin, usai lakukan sidak, tim BPOM Kendari yang dipimpin dr Mukdiman APT yang beranggotakan Muhtar SH, Akmal Helmi Jamin SH, dan dua anggota Polda Sultra yaitu Brigadir Kasmin dan Brigadir La Ode Usman Rauf SH, sore hari langsung bertolak ke Kendari melalui Pelabuhan Raha. (r1/c/aha)

To Top