Bisnis & Ekonomi

BBM Langka, Bupati Wakatobi Segera Terbitkan Perbup

ISWANDI/BKK
Ilyas Abibu

Harga Eceran Sudah di Luar Batas

BKK, WANGIWANGI- Pemerintah Kabupaten Wakatobi akhirnya mengambil sikap untuk menghadapi kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang sudah berlangsung selama berbulan-bulan. Dalam pekan ini, Bupati Wakatobi akan mengeluarkan Peraturan Bupati terkait distribusi dan Harga Eceran Tertinggi (HET) di tingkat pengecer.

Sekretaris Kabupaten (Sekab) Wakatobi, Muhammad Ilyas Abibu menjelaskan, Pemkab sudah melakukan rapat untuk pembentukan satuan tugas (satgas) pengendalian BBM. Dalam pertemuan dengan sejumlah pihak terkait itu, ia sudah memerintahkan Kabag Umum agar segera menerbitkan Perbup yang dimaksud.

“Supaya kalau ada kelangkaan BBM di tengah-tengah masyarakat, tidak ada lagi kenaikan harga yang cukup signifikan,” terangnya.

Ia juga mengakui, kelangkaan BBM ini dimanfaatkan para pengecer untuk mengeruk keuntungan sebesar-besarnya bahkan sampai di luar kewajaran. Saat turun memantau, kata Sekda, pihaknya sering menemukan BBM eceran dijual sampai Rp 35.000 per botol jika terjadi kelangkaan.

“Makanya regulasi ini diterbitkan agar kita bisa tentukan bahwa HET tertinggi jika terjadi kelangkaan BBM, misalnya untuk bensin sebotol itu, hanya 11 ribu,” tambahnya.

Selain itu, Pemkab juga akan mengatur tata niaga untuk kalangan pengecer. Sebab menurutnya, tidak semua lokasi bisa dijadikan tempat mengecer BBM. Perlu ada regulasi yang mengatur hal itu, mulai dari tingkat keamanan, hingga izin gangguan (HO) dengan diperkuatnya sanksi tegas yang ada di regulasi itu.

“Kalau yang bersangkutan melakukan pelanggaran, maka izinnya harus dicabut. Kalau belum mengantongi izin, maka wajib ditertibkan. Kemudian kita akan tegas dan menindaki distributor bahwa kalau tidak memenuhi syarat, maka tidak boleh didistribusikan BBMnya,” pungkasnya. (k2/b/aha)

To Top