Beranda

Harga Daging Sapi Naik Jadi Rp 110.000 per Kilogram

IST
Ilustrasi penjualan daging sapi.

BKK, KENDARI- Harga daging sapi di Kota Kendari jelang Hari Raya Iduladha 1438 Hijriah (H) bergerak ke Rp 110 ribu per kilogram (kg) dari biasanya hanya Rp 90 ribu.

Salah seorang pedagang sapi di Pasar Anduonohu, Anton saat ditemui wartawan koran ini, Jumat (25/8) menyebut, kenaikan haraga ini sudah berlangsung hampir sebulan terakhir.
Dia mengakui kenaikan ini cukup tajam, tapi menurut dia, kondisi ini tidak menjadi hal yang luar biasa bagi masyarakat.

“Karena daging bukan menjadi konsumsi sehari-hari. Lebih banyak masyarakat yang memilih ikan,” katanya.

Kebutuhan daging Kota Kendari sudah bisa dipenuhi sendiri. Ia mengungkapkan, stok daging sapi sempat tergantung suplai dari luar daerah, seperti Sulawesi Selatan (Sulsel).

“Tapi saat ini sudah banyak daerah di Sultra yang beternak, sehingga ketersediaan sapi potong sudah banyak, dan setiap saat berapa pun kebutuhan pasar sudah bisa dilayani,” paparnya.

Terpisah, Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Dalam Negeri pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sultra Muhammad Ali soal ini berpendapat, harga daging sebegitu dengan kondisi hari ini bukan menjadi harga tertinggi.

“Karena biasanya bila stok daging potong banyak di pasaran, harganya juga langsung turun. Sebaliknya bila stoknya menipis maka harga akan melonjak naik,” jelasnya.

”Jadi, walaupun terjadi kenaikan harga daging di pasaran biasanya terjadi pada hari-hari tertentu seperti menjelang masuk hari raya keagamaan dan tahun baru, setelah itu kembali turun,” sambungnya.

Masih kata dia, kenaikan harga daging sapi di pasaran itu adalah hal yang wajar karena harga sapi juga per ekor cukup tergolong tinggi.

“Jadi, penjual daging di pasar itu menyusaikan dengan harga tersebut,” katanya. (p13/c/iis)

To Top