Bunga Deposito DAK Muna Rp 40 M Diduga Mengalir ke DPRD – Berita Kota Kendari
Headline

Bunga Deposito DAK Muna Rp 40 M Diduga Mengalir ke DPRD

IST
Ilustrasi

BKK, RAHA – Pengusutan terhadap aliran bunga deposito Dana Alokasi Khusus tahun anggaran 2015 sebesar Rp 40 miliar, kembali memunculkan hal yang mengejutkan. Ada dugaan kuat, bunga deposito tidak hanya mengalir ke sejumlah kepala SKPD, tapi juga mengalir ke DPRD Muna.

Untuk menelusuri aliran dana ini, penyidik Kejari Muna akan memeriksa bendahara rutin DPRD Muna, La Haringi, pada Senin, hari ini.

Sebelum memeriksa bendahara rutin DPRD Muna, Kejari Muna sudah memeriksa sejumlah bendahara SKPD di lingkup Pemkab Muma yaitu bendahara Setda Muna La Ganiru, bendahara DPPKAD Muna Musaina, bendahara Koperasi, bendahara Dikbub Muna dan bendahara Dispora.

Kepala Kejari Muna, Badrut Tamam SH MH ketika dikonfirmasi pemeriksaan bendahara DPRD Muna La Haringi mengatakan memang berhubungan dengan pengelolaan aliran deposito. “Pemeriksaan para bendahara SKPD ini memang terkait pengelolaan dana deposito sekitar Rp 40 miliar. Pekan depan tidak hanya bendahara DPRD Muna yang kita periksa, tapi juga bendahara Setda Muna yang sekarang La Ege dan bendahara DPPKAD Musaina,” terang mantan Kasi Intel Kejari Jakarta Utara ini.

Ketika ditanya kenapa pemeriksaan aliran deposito “nyasar” ke DPRD Muna, Kajari mengatakan hal ini berdasarkan data yang ada.”Jangankan ke DPRD Muna, kalau memang ada kaitannya, ke mana pun akan kita kejar,” tambahnya.

Meskipun enggan berkomentar jauh tentang pemeriksaan bendahara DPRD Muna ini karema menyangkut materi perkara, namun dia tidak membantah ketika ditanya apakah pemeriksaan La Haringi berdasarkan pengembangan penyidikan kasus dugaan korupsi DAK Muna senilai Rp 200 miliar tahun 2015, khususnya aliran deposito yang ditengarai bunganya dinikmati pihak pihak tertntu.

“Iya, kita periksa mereka berdasarkan perkembangan penyidilan dan data yang ada,” pungkas Pak BT sapaan akrab Kajari Muna ini. (r1/b/lex)

To Top