Beranda

Butuh Rp 40 Miliar untuk “Mengisolasi” Sungai Wanggu

IST
Ilustrasi Sungai Wanggu

BKK, KENDARI- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Tenggara (Sultra) mengajukan ke pusat Rp 40 miliar untuk membangun turap Sungai Wanggu.

Pemerintah pusat belum merespons permintaan anggaran sebesar Rp 40 miliar oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Tenggara (Sultra). Rencananya, anggaran itu akan digunakan untuk membangun tanggul Sungai Wanggu, mengatasi banjir.

”Dana itu belum dicairkan karena masih dalam proses audit. Dua bulan yang lalu kita sudah masukan usulan sebesar Rp 40 miliar,” terang Kepala BPBD Sultra Boy Ihwansyah.

Biasanya, ungkap dia, jika daerah yang proyeknya bermasalah itu akan dipending usulannya. Kalau tidak, maka hasil rekomendasinya itu segera ditindaklanjuti.

”Anggaran Rp 40 miliar ini akan diperuntukan pembangunan infrastuktur yang rusak akibat banjir, tapi kami akan fokuskan pembangunan tanggul tersebut,” katanya.

Pasalnya, alas dia, banjir beberapa waktu lalu yang paling terkena dampaknya adalah warga di sekitar Sungai Wanggu.

“Penyebabnya, tanggul yang belum tuntas pembangunannya, yang dibuat pada 2014 lalu di sisi barat. Warga di sisi barat itu aman, sedangkan di sisi timur karena belum ditanggul maka wajar terimbas banjir,” katanya.

“Dana yang Rp 40 miliar itu kita akan bangun tanggul di sisi timur dan kita sejajarkan tanggul yang di sisi barat setinggi 3 meter dan kita lihat tinggi sisi permukaan banjir sebelumnya. Kemungkinan tiga meter. Itu akan menanggulangi banjir ditempat itu, sehingga air tidak masuk lagi dipemukiman warga,” katanya.

Panjang tanggul yang akan dibangun yakni 1,8 kilometer (km). (p13/d/iis)

To Top