Headline

Satu-satunya di Indonesia, Paskibra Koltim dari Pelajar SMP

ABDUL RAHIM/BERITA KOTA KENDARI
PASKIBRA DARI SMP. Tim Paskibra saat melaksanakan tugas pada upacara pengibaran bendera merah putih di Lapangan Tirawuta, Kolaka Timur, Kamis (18/7). Peserta Paskibra Koltim seluruhnya terdiri dari pelajar SMP.

BKK, TIRAWUTA- Ada yang unik dari upacara HUT ke-72 Proklamasi Kemerdekaan RI di Kolaka Timur, Kamis (17/8). Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kolaka Timur ternyata bukan dari siswa SMA seperti yang lazim selama ini. Paskibra Koltim, seluruhnya terdiri dari pelajar-pelajar SMP dan diklaim sebagai satu-satunya di Indonesia.

Tak pelak, aksi mereka pun jadi pusat perhatian para hadirin upacara, di Lapangan Sepak Bola Nur Latomoro, Tirawuta, Koltim itu. Suasana tegang sempat terasa mengingat Paskibra ini melibatkan remaja-remaja belia. Namun ketegangan itu segera berubah menjadi kebanggaan sekaligus keharuan setelah Paskibra Koltim ini berhasil menjalankan tugasnya dengan lancar dan sempurna. Memuaskan, malah.

Informasi yang dihimpun Berita Kota Kendari, ide yang tidak lazim ini pertama kali digagas oleh Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga Koltim, Surya Adelina Hutapea. Idenya pun mendapatkan restu dari orang nomor satu di Koltim, Tony Herbiansyah, yang tak lain suaminya sendiri.

 

ABDUL RAHIM/BERITA KOTA KENDARI
BUPATI Koltim Tony Herbiansyah menyerahkan bendera merah putih kepada salah seorang Paskibra Koltim.

 

Disebutkan bahwa sebagai daerah otonomi yang baru berjalan dua tahun, Pemkab Koltim ingin mempersembahkan sesuatu yang berbeda pada HUT ke72 Kemerdekaan RI ini. Salah satunya para Paskibra tersebut.

Akhirnya, digelarlah perekrutan sampai terpilih puluhan nama. Para peserta kemudian menjalani latihan baris-berbaris di bawah binaan TNI/Polri.

Dalam upacara ini, Bupati Koltim, Tony Herbiansyah menjadi Inspektur Upacara. Seluruh pejabat, baik Pemkab, DPRD hingga Muspida Kotim turut hadir dan menyaksikan aksi Paskibra belia ini.

Usai pelaksanaan upacara, dilanjutkan dengan pemberian Satya Kencana kepada tiga orang yang sudah lama mengabdikan diri sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Koltim. Mereka adalah Zainuddin Boni yang sudah mengabdi selama 30 tahun yang sekarang menjabat sebagai Asisten I, Khoibul Ulum dengan pengabdian selama 20 tahun yang sekarang menjabat sebagai Sekertaris Kominfo, dan Hasbi Rianto juga telah mengabdi selama 10 tahun dan sekarang menjabat sebagai Sekretaris Badan Kepagawaian Daerah (BKD).

Tidak hanya itu, pemerintah setempat juga memberikan penghargaan kepada 13 para pejuang (veteran) asal Koltim, yang dianggap sangat berjasa membebaskan bangsa ini dari penjajahan.

Dilanjutkan pemberian dua unit mobil ambulance kepada dua puskesmas rawat inap, yakni Puskesmas Uesi dan Puskesmas Ulu Iwoi. Kepala Dinas Kesehatan Ulpa Wati nampak menerima langsung 2 buah kunci ambulance yang diserahkan langsung bupati Koltim.

Usai pemberian penghargaan dan bantuan, dilanjutkan pula berbagai pertunjukan. Diantaranya antraksi Tentara Negara Indonesia (TNI), yang memperlihatkan saat berperang melawan penjajah. Di kala itu prajurit TNI berjuang mempertahankan NKRI.

Lomba panjat pinang pun juga ikut memeriahkan nuansa kemerdekaan. Berbagai hadiah yang diperebutkan antara lain sepeda gunung. (cr3/aha)

 

To Top