Beranda

Tambang Hanya Menyumbang Kerusakan Lingkungan

IST
Ilustrasi aktivitas tambang

BKK, KENDARI- Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulawesi Tenggara (Sultra) menilai pengelolaan tambang di Bumi Anoa sejauh ini belum menyejahterakan masyarakat secara umum.

Hakpri, kader KNPI Sultra mengatakan itu saat lokakarya Pengelolaan dan Pemanfaatan Pertambangan yang Berkarakter Kerakyatan dan Prespektif Ekologi, Sabtu (12/8), di Grand Clarion Hotel Kendari.

Menurut dia, pihaknya sudah melalukan investigasi terhadap aktivitas pascapengelolaan tambang di Sultra selama kurang lebih empat bulan.

”Untuk mengetahui sejauh mana manfaat tambang bagi kesejahteraan masyarakat Sultra,” kata Hakpri.

Ia berpendapat, pemerintah tidak boleh mengabaikan kesejahteraan masyarakat dengan hadirnya usaha tambang.
Sebaliknya, ungkap dia, justru lebih banyak berdampak pada kerusakan lingkungan.

“Otomatis itu merugikan masyarakat. Jadi dengan adanya tambang ini, banyak kami temukan di lapangan beberapa masalah hampir setiap daerah, seperti kerusakan lingkungan dan terkait dengan izin usaha pertambangan (IUP),” katanya.

Hakpri berharap, pengelolaan tambang lebih menjurus untuk kesejahteraan masyarakat dan kelestarian lingkungan. (p13/d/iis)

To Top