Lingkar Sultra

Banyak Nelayan Ubah Status Pekerjaan di KTP

IST
Ilustrasi nelayan.

BKK, BAUBAU- Sejumlah nelayan mulai mengganti status pekerjaannya di Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang sebelumnya status wiraswasta menjadi nelayan. Pergantian status ini dilakukan untuk mendapatkan kartu asuransi nelayan.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Baubau, Sahirun ketika ditemui di rumah jabatan Wali Kota Baubau, Senin (14/8) membenarkan hal itu. Namun ia tidak tahu pasti berapa jumlah warga yang merubah identitas dari wiraswasta menjadi nelayan. Bahkan kata dia, banyak juga warga yang mengganti status pekerjaan menjadi petani.

“Memang karena mungkin dulu wiraswasta itu keren, sehingga mereka memakai istilah itu,” kata dia menanggapi banyaknya nelayan yang memilih status wiraswasta daripada nelayan.

Pergantian status pekerjaan itu lanjut Hasirun tetap dilayani meski tidak perlu adanya pengantar dari kelurahan tempatnya berdomisili. Ia juga mengungkapkan tidak ada seleksi khusus untuk nelayan yang ingin merubah status pekerjaan. Dinasnya kata dia, tetap mengupayakan pelayanan prima kepada masyarakat.

“Kalau untuk ganti nama itu saja ya bisa, kalau ada pengantar dari kelurahan juga itu lebih bagus,” tuturnya.

Sebelumnya, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Sadidi telah berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipi terkait nelayan yang ingin mengganti status pekerjaan. Agar tidak disalahgunakan, warga yang benar-benar bekerja sebagai nelayan harus mendapatkan rekomendasi dari kelurahan dan penyuluh nelayan.

“Karena yang mengetahui tentang mereka adalah penyuluh kami, sehingga ada perubahan-perubahan tersebut kita bisa tahu lebih dini,” ungkapnya.

Ia juga mengakui, banyak nelayan yang tidak mendapatkan kartu asuransi karena salah satu syarat harus beridentitas nelayan dalam KTP bertuliskan wiraswasta. Nelayan terdahulu kata dia, gengsi jika status pekerjaannya tertulis nelayan, sehingga lebih memilik status wiraswasta. (cr7/b/aha)

To Top