Lingkar Sultra

Menengok Persiapan Paskibra Konawe

IRMAN/BERITA KOTA KENDARI
LATIHAN PBB. Pasukan Pengibar Bendera Konawe saat menjalani Latihan Baris Berbaris di pelataran Kantor Bupati Konawe, Senin (7/8).

Disiapkan Anggaran Rp 800 Juta, Latihan Diawasi Perwira Kodam

BKK, UNAAHA- Sudah hampir sepekan terakhir ini, Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) yang disiapkan untuk upacara HUT RI di Konawe terus menjalani latihan intensif, sejak pagi sampai sore. Mereka latihan dengan sangat serius di Pelataran Kantor Bupati Konawe.

Agar tampil sempurna pada upacara 17 Agustus 2017 mendatang, pasukan putih  binaan Kantor Penghubung Kodam Hasanuddin ini dilatih Peraturan Baris-Berbaris (PBB) semi militer. Perwira penghubung (Pabung) Kodam Hasanuddin Konawe, Mayor (Inf) Sutejo mengatakan, pembinaan Paskibra merupakan agenda rutin yang dilakukan setiap tahun secara bergiliran.

“Tahun lalu yang melatih dari kepolisian. Dan tahun ini giliran TNI,” paparnya.

Ia mengaku, pihaknya berkeinginan pada hari upacara RI yang digelar seremonial nanti, Paskibra ini bisa tampil baik dan dapat menarik perhatian dan pujian dari masyarakat. Karena itu, semua persiapan harus matang. Mulai dari pembinaan mental personal sampai pada teknis gerak seni berbaris secara kelompok.

Jumlah anggota Paskibra untuk Konawe sebanyak 72 orang, yang sebelumnya lulus seleksi dari 180 orang utusan 16 SMA di Kabupaten Konawe. Proses seleksi dilakukan di Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Dispora) Konawe.

“70 orang pasukan inti. Dan 2 orang cadangan. Diseleksi sesuai persyaratan. Tidak ada kolusi atau titipan,” ujarnya.

Sejak 27 Juli lalu, anggota Paskibra mulai dikarantina di Hotel Karisma. Nanti pada  18 Agustus nanti baru diperbolehkan pulang.

Sebetulnya, kata dia, pelatihan Paskibra di Konawe termasuk terlambat dari daerah yang lainnya. Karena hampir seluruh daerah sudah hampir dua pekan melaksanakan pelatihan ini.

Karenanya dengan waktu yang masih tersisa ini, ia berharap kepada para Paskibra binaan TNI ini bisa lebih cepat menghafalkan gerakan yang bakal diperagakan nanti. “Kita sudah menyelesaikan latihan dasar militer, seperti posisi berdiri, dan baris berbaris, serta latihan fisik dan mental,” paparnya.

Pafa pekan ini, pelatihan mulai fokus pada formasi barisan. Terdiri dari Pasukan 17 yang berjumlah 8 orang, lalu dikawal dengan pasukan 45. “Kita optimis lah, Insya Allah mereka nanti bisa tampil lebih baik. Karena selain mental, asupan gizi dan protein kita perhatikan. Supaya saat latihan tidak terganggu kesehatannya sampai hari upacara,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda Olahraga  dan Pariwisata (Dispora) Konawe, H Ujung Lasandara mengatakan, pihaknya menyerahkan seluruh tanggung jawab kepada TNI. Sedangkan untuk administrasi dan anggaran, dikelola Dispora.

“Untuk Paskibra Konawe, anggaran yang dialokasikan sebssar Rp 800 juta. Itu semua sudah termasuk akomodasi, konsumsi, pakaian latihan, pakaian putih, dan honor. Semua sudah kita tender. Dan yang paling besar alokasinya itu pakaian putih mereka sekitar Rp. 200 juta,” pungkasnya. (r4/b/aha)

To Top