Konsumsi Semen Mulai Membaik – Berita Kota Kendari
Bisnis & Ekonomi

Konsumsi Semen Mulai Membaik

RIA/BKK
La Ode Muhidi

BKK, KENDARI- Konsumsi semen di Kota Kendari mulai membaik pada triwulan kedua ini, setelah sempat sepi pemesanan pada periode Februari – Mei. Turunnya pemesanan salah satunya diakibatkan faktor musim hujan di mana banyak pembangunan fisik yang ditunda pengerjaannya.

Salah satu produsen semen terbesar di Indonesia Timur, Semen Bosowa pun mulai memperlihatkan peningkatan pencatatan konsumsi semen. Hingga pertengahan Juli lalu, konsumsi semen tercatat 300 ton atau 6.000 sak (kemasan yang 50 kg) setiap harinya. Angka ini melonjak terutama pascalebaran.

Dari catatan tersebut, Semen Bosowa pun optimistis masih menetrasi pasar, baik di Kota Kendari maupun luar Kendari. Terbukti, banyak pembangunan yang menggunakan Semen Bosowa.

“Akhir-akhir ini yang banyak pakai di luar Kota Kendari yaitu Konawe Selatan, Unaaha, Konawe Utara. Tapi dalam Kota Kendari, kami yakin mencapai 50 persen yang pakai produk Semen Bosowa,” kata La Ode Muhidi, Area Sales Manager (ASM) Sultra, yang ditemui di ruang kerjanya, Senin (7/8).

Semen Bosowa

Dia melanjutkan, sejumlah proyek besar di Kota Kendari masih mempercayakan konsumsi semennya pada Bosowa. Diantaranya proyek rehabilitasi Rumah Sakit Bahteramas, Citraland, tambatan perahu di bypasa, drainase di Abeli hingga pemakaian oleh warga.

Begitu juga di luar Kendari. Seperti proyek-proyek di Morosi, proyek di pabrik smelter raksasa Virtu Dragon, proyek pembangunan PLTU Tanjung Tiram, dan sementara tunggu jawaban dari PT Nindia Beton untuk tiang pancang.

Saat ini, stok yang disiapkan untuk Kota Kendari mencapai 15.000 ton per bulan. Sementara di luar Kota Kendari sebanyak 21.000 ton per bulan. Pada Agustus ini, Semen Bosowa Wilayah Sultra ditargetkan penjualan sebanyak 23.100 ton.

“Untuk tahun lalu, kita dapat (capai target) 80 persen, karena pembangunan di Sultra sementara berkembang. Jadi mudah-mudahan di tahun 2017 masih di angka itu lagi dan semoga lebih dari tahun sebelumnya,” tuturnya.

Daerah penyumbang konsumsi Semen Bosowa terbanyak yaitu Kota Kendari, menyusul Baubau, Bombana, Kolaka Utara, Kolaka, Kolaka Timur, dan Muna dan Wakatobi. Di Sultra sendiri ada sembilan distributor resmi. Masing-masing CV Motor Tani Perkasa (Muna dan Muna Barat), CV Mitra Anugrah Perkasa (Baubau fan Buton), PT Uki Raya Lines (Wakatobi), PT Bumi Sarana Makmur (Kendari), CV Elkey (Konawe, Kolaka, dan Kolaka Timur) CvV Fahrul Pratama (Kolaka Utara dan Bombana).

Hingga saat ini, stok Semen Bosowa terus tersedia sehingga masyarakat tidak perlu mengkhawatirkan kenaikan harga. Harga eceran di toko sebesar Rp 60.000 per sak, dan harga di pabrik Rp 57.000 per sak. (p14/c/aha)

To Top