KPK Rahasiakan Kasus yang Ditangani – Berita Kota Kendari
Headline

KPK Rahasiakan Kasus yang Ditangani

Penyidik KPK saat keluar dari kantor Dinas PU Kota Kendari, Selasa (25/7). Foto:inilahsultra.com

KENDARI, BKK – Tiga petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mendatangi Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Kendari, Selasa (25/7).

Ketiga petugas lembaga anti rasuah itu datang ke Dinas PU Kota Kendari sekira pukul 10.00 Wita. Ketiganya datang dengan hanya mengendarai mobil jenis Avanza Silver.

Tiga penyidik KPK yang datang terdiri dari dua laki-laki dan satu perempuan. Yang perempuan mengenakan pakaian terusan batik berwarna merah.

Sedangkan satu laki-laki, mengenakan pakaian batik biru dipadukan dengan celana abu abu. Sementara satunya lagi, mengenakan pakaian kemeja lengan panjang berwarna abu-abu dan celana warna gelap.

Begitu tiba di kantor SKPD yang dikenal mengelola anggaran besar itu, penyidik KPK langsung menuju ruangan Kadis PU, Faisal Alhabsyi.

Permintaan data dari Kadis PU berlangsung tertutup, sehingga wartawan hanya memantau dari luar gedung sambil menunggu penyidik KPK keluar.

Sekitar pukul 11.55 Wita ketiga penyidik KPK baru keluar dari ruangan Kadis PU Kota Kendari dengan membawa sejumlah berkas.

Ketika wartawan menyambangi ketiga lalu meminta komentar mereka, ketiga tam mau berkomentar banyak. Salah seorang penyidik hanya menyarankan kepada jurnalis untuk meminta konfirmasi kepada Kepala Biro Humas KPK Febri Diansyah.

“Ke Febri saja yang bicara,” singkat petugas KPK seperti dikutip inilahsultra.com.

Sementara itu, Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK Priharsa Nugraha ketika dikonfirmasi membenarkan jika yang mendatangi Dinas PU Kota Kendari adalah penyidik KPK. Hanya dia membantah jika mereka melakukan penyitaan sejumlah barang bukti.

Menurut dia, penyidik tidak menyita atau pun menggeledah barang bukti di Dinas PU Kota Kendari.

“Bukan penyitaan,” singkatnya melalui pesan Whastappnya, seperti dikutip inilahsultra.com, Selasa (25/7).

“Memang ada tim KPK di sana (Kendari),” ujarnya.

Seputar kasus yang sementara ditangani KPK di dinas tersebut, Priharsa belum mau menyebutkannya.

Menurut dia, kasus dalam tahap penyelidikan belum bisa disampaikan ke publik.

“Kalo apanya, ga bisa disampaikan nih,” pungkasnya.

Tampaknya Dinas PU Kota Kendari tiba-tiba menjadi langganan lembaga antirasua tersebut. Setidaknya, sudah dua kali KPK mendatangi kantor Dinas PU dan PDAM Tirta Anoa Kota Kendari.(cr6/lex)

To Top